Kantor Yasonna Tak Batalkan SK KNPI Noer Fajrieansyah

Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah (tengah)
Klik untuk perbesar
Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah (tengah)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Dirjen Administrasi Hukum dan Umum (AHU) Cahyo Rahadian Muzhar membantah adanya pembatalan SK DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pimpinan Noer Fajrieansyah. Ini seiring dengan beredarnya kabar ada pencabutan SK tersebut.

Menurut dia, SK hanya bisa dibatalkan dengan dasar yang kuat seperti putusan PTUN. Apabila ada pihak lain yang ingin mengajukan SK Menkumham baru dengan menggunakan unsur nama KNPI, maka secara otomatis dalam sistem online AHU Kemenkumham akan terblokir. 

Baca Juga : Airlangga Beri Kuliah Umum di Seskoal

“Tidak ada pembatalan, dan tidak ada nama baru KNPI lagi. Semua perubahan sementara kami blokir sampai menunggu hasil kesepakatan bersama yang sedang digarap mekanismenya oleh para pihak yang memiliki SK Menkumham,” kata Cahyo dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (24/1). 

Sementara itu Ketua Bidang OKK DPP KNPI, Zieko CH Odang mengapresiasi, pernyataan Dirjen AHU yang tetap komitmen untuk menjaga persatuan pemuda sesuai kesepakatan bersama antara KNPI pimpinan Fajrie dan Azis. “Insya Allah dalam waktu dekat ini kami akan mewujudkan persatuan pemuda,” ujarnya.

Baca Juga : Sejumlah Wilayah Di Indonesia Rentan Rawan Pangan

Pihaknya juga menyesalkan akan adanya informasi simpang siur mengenai pembatalan SK Menkumham DPP KNPI pimpinan Noer Fajrieansyah. Tindakan ini, kata Zieko, tidak saja mengadu domba pemuda dengan Kemenkumham, tapi juga hendak memecah belah pemuda yang sedang dalam proses bahu-membahu bersatu untuk Indonesia sesuai dengan arahan Menkumham Yasonna Laoly. 

"Terkait SK Menkumham yang berlaku bisa dilihat melalui barcode sistem online AHU Kemenkumham," tegasnya.

Baca Juga : Di Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Walkot Tangerang Paparkan Capaian dan Evaluasi Kerja

Dia juga menghimbau kepada kawan-kawan pengurus KNPI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk tidak terprovokasi ancaman hoax yang dilakukan oleh oknum yang secara sadar dan sistematis hendak memecah belah pemuda. “Mari kita kembali fokus pada program kerja dan berkolaborasi kreasi dengan pemerintah setempat, serta mensukseskan pelaksanaan Pilkada 2020 sesuai dengan arahan Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah," kata Zieko. [EDY]