Tegas dan Tepat Tunjuk Petinggi BUMN, Erick Dapat Rapor Hijau untuk 100 Hari Kerja

Erick Thohir (Foto: Patra Rizky Syahputra/RM)
Klik untuk perbesar
Erick Thohir (Foto: Patra Rizky Syahputra/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kinerja 100 hari pertama Menteri BUMN Erick Thohir mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Salah satunya datang dari ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Berli Martawardaya. Dia memberikan rapor hijau untuk Erick.

"Langkah-langkah Pak ET (Erick Thohir) dalam 100 harinya perlu diapresiasi," ujar Berli, di Jakarta, Kamis (6/2). 

Berita Terkait : Gebrakan Erick Beri Efek Kejut ke Para Petinggi BUMN untuk Perbaiki Tata Kelola

Berli menilai Erick telah melakukan sejumlah langkah tepat. Di antaranya, mengangkat dua dirut BUMN berprestasi sebagai wakil menteri (wamen). Keduanya adalah Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo. "Dia (Erick) juga merestrukturisasi Kementrian BUMN sehingga lebih ramping dan sigap, dan mendisplinkan serta menguatkan BUMN," imbuhnya. 

Selain itu, Berli melihat pendiri Mahaka Group itu berani melakukan berbagai gebrakan. Contoh nyatanya, menindak tegas mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Ari Askhara, yang melakukan abuse of power dengan menyelundupkan suku cadang sepeda motor Harley Davidson dana sepeda Brompton dalam pesawat maskapai nasional Indonesia itu. "Pak ET ambil tindakan tegas, langsung dicopot," tutur Berli. 

Berita Terkait : BUMN Profesional dan Transparan

Gebrakan lainnya dari Erick adalah menempatkan orang-orang yang kompeten dan memiliki reputasi tinggi di pos-pos pejabat BUMN. Di antaranya eks Menkeu Chatib Basri yang ditunjuk menjadi Wakil Komisaris Utama (Wakomut) Bank Mandiri. Kemudian, eks Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah yang diplot menjadi Komut BTN. Dan tentu saja, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang ditempatkan sebagai Komut PT Pertamina. Masih ada sejumlah nama yang dianggap layak menempati pos-pos strategis di BUMN. 

Menurut Berli, BUMN memang butuh sosok-sosok seperti itu untuk maju. "Mereka ditunjuk untuk kawal direksi, serta secara umum perkuat komisaris sebagai wakil pemerintah," bebernya. 

Berita Terkait : Top Person Menteri di 100 Hari Kabinet, Erick di Atas Prabowo

Sebagai akademisi dan pengamat, Berli berharap Erick akan meneruskan langkah-langkah perbaikan BUMN yang sudah dijalankan. Ada beberapa tantangan di depan mata yang dinantikan masyarakat diselesaikan Erick. Yakni, masalah-masalah di PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri. "Masyarakat berharap Pak ET tidak ragu-ragu bongkar masalah dan oknum-oknum yang mainkan serta rugikan BUMN serta masyarakat," harap Berli. [OKT]