Syukuran HUT ke-45, IWAPI Tanamkan 4 Pilar Kebangsaan

Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Nita Yudi memberikan plakat ke Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam acara Sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan dan syukuran  HUT ke-45 IWAPI, di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (10/2). (Foto: Randi Tri Kurniawan/RM)
Klik untuk perbesar
Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Nita Yudi memberikan plakat ke Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam acara Sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan dan syukuran HUT ke-45 IWAPI, di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (10/2). (Foto: Randi Tri Kurniawan/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (10/1). Syukuran ini mengusung tema “45 Tahun IWAPI Terus Meningkatkan Peran dan Kualitas Perempuan Pengusaha Menuju Indonesia Maju”.

Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini digelar DPP IWAPI bersama Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  I Gusti Ayu Bintang Darmavati. Tujuannya untuk mengembalikan ideologi kebangsaan, khususnya pengusaha perempuan, agar nantinya dapat mengajarkan ke anak-anak mereka, yang merupakan generasi muda penerus bangsa.

Ketua Panitia Penyelengara HUT IWAPI, Hana Hasanah Fadel Muhammad, menerangkan, saat ini Pancasila kurang dimaknai dalam kehidupan sehari-hari di semua kalangan. Dalam kondisi ini, IWAPI bergerak untuk menekankan ideologi Pancasila, khususnya kepada anggota IWAPI.

Baca Juga : Makin Menggila, WHO Naikkan Status Darurat Wabah Corona ke Level Tertinggi

"Ibu-ibu harus bisa menyampaikan ke anak-anak dan keluarga mengenai pemahaman arti Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, UUD 1945 sebagai konstitusi Negara, NKRI sebagai bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara,” imbaunya.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan, bahwa kaum wanita Indonesia sudah bangkit dan selangkah lebih maju dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan kiprah luar biasa menjadi pengusaha yang biasanya dominan dilakukan kaum pria.

“Dari catatan dan survei yang dilakukan, ada temuan bahwa sekitar 36 persen wanita Indonesia usia produktif, memilih untuk menjadi pengusaha. Itu sebuah angka yang cukup membanggakan. Artinya, itu sebuah langkah maju yang dilakukan kaum wanita Indonesia. Mereka tidak lagi bergantung hanya mengisi lapangan pekerjaan saja. Tetapi, mereka sudah mampu menciptakan lapangan kerja, itu luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga : Tak Muluk-muluk, Cita-cita Fadel Cukup Wapres 

Ketua Umum IWAPI Nita Yudi, menjelaskan, perjalanan IWAPI berkarya untuk Indonesia sebagai wadah dan wahana komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi untuk perempuan pengusaha tahun ini memasuki 45 tahun. Menurutnya, ini bukanlah perjalanan yang mudah. 

Di era revolusi 4.0, IWAPI sudah bekerja sama dengan Telkom, Kemenkominfo, Facebook, Google, blanja.com, dan marketplace lainya. Di tahun ke 45 ini, IWAPI berencana akan membuat marketplace yang diperuntukan untuk semoga anggota. “Rencana ini disambut positif anggota IWAPI dan masyarakat. Oleh karena itu saya berharap para anggota IWAPI harus bekerja keras agar bisa mewujudkannya demi meningkatkan peran dan kualitas perempuan pengusaha menuju Indonesia Maju,” ucap Nita.

Hadir sebagai tamu kehormatan Lenny Sri Mulyani, istri Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Ketua Dharma Wanita Persatuan Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Ketum TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian, Ketum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo, Ketua Dewan Pendiri IWAPI Dewi Motik Pramono, serta para pimpinan IWAPI Pusat, juga pimpinan daerah dan cabang seluruh Indonesia. [USU]