Diresmikan Presiden

Permak Stadion Manahan Solo Habiskan Rp301 miliar

Presiden Jokowi meresmikan selesainya renovasi Stadion Manahan Kota Solo, Sabtu (15/02)
Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi meresmikan selesainya renovasi Stadion Manahan Kota Solo, Sabtu (15/02)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Renovasi Stadion Manahan Kota Solo, akhirnya diresmikan. Renovasi yang dilakukan sejak Agustus 2018 itu menghabiskan biaya Rp301,3 miliar.

Stadion Manahan menjadi stadion modern berstandar Internasional yang dapat menyelenggarakan kegiatan olahraga bertaraf Internasional.

"Alhamdulillah, kita telah melakukan renovasi besar-besaran Stadion Manahan agar fasilitasnya menjadi lebih baik dan bisa segera ditetapkan FIFA maupun PSSI sebagai stadion tuan rumah Piala Dunia U20," kata Jokowi saat meresmikan  Stadion Manahan Solo, Sabtu (15/02).

Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan bola secara simbolis kepada anak gawang untuk memotivasi prestasi para generasi muda. 

Berita Terkait : Diresmikan Jokowi, Stadion Manahan Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Hadir pada acara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. 

Setelah diresmikan, acara dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan antara tim Persis Solo melawan Persib Bandung. 

Hujan rintik mengguyur kawasan Stadion Manahan, namun tidak menyurutkan animo penonton untuk hadir menyaksikan pertandingan sekaligus merasakan atmosfer bangunan stadion yang baru. 

Stadion didukung drainase lapangan yang baik sehingga meskipun hujan, tidak terjadi genangan pada saat pertandingan.

Berita Terkait : Ketum PSSI Sidak ke Stadion Manahan

Pada saat peresmian, penonton disuguhkan pencahayaan dan tata suara berkekuatan 100 desibel. Pencahayaan menggunakan lampu LED berkekuatan tinggi yang menggunakan sistem penerangan field of play (FOP) 1.500 lux. 

Lapangan di Stadion Manahan ditanami rumput berjenis Zoysia Japonica, sama dengan yang digunakan di Stadion Gelora Bung Karno, yang memiliki keunggulan lebih hijau dan berakar kuat. 

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, bahwa Stadion Manahan memiliki kapasitas 20.000 penonton menggunakan kursi tunggal (single seat) yang dibangun agar dapat menjadi venue event skala nasional dan internasional. 

Diharapkan pembangunan Stadion Manahan yang baru akan menjadi icon baru Kota Solo, serta ikut meningkatkan prestasi olahraga di Solo khususnya dan Indonesia pada umumnya. 

Baca Juga : Persebaya Keberatan Soal Rencana PSSI Gelar TC Timnas Pada Maret 2020

"Di Kota Solo, ada 5 stadion seperti Sriwedari dan termasuk Stadion Manahan. Karena kurang representatif, kita renovasi. Kingin membangkitkan kembali prestasi olahraga, khususnya sepakbola di Kota Solo. Fasilitasnya semua direnovasi, sound sistem dan ada jacuzi juga, jadi lengkap seperti GBK Mini," ujarnya. 

Manahan merupakan salah satu stadion yang disiapkan sebagai venue Piala Dunia FIFA U-20 tahun 2021. Untuk kenyamanan atlit juga dilakukan perbaikan ruang ganti pemain yang dilengkapi kolam berendam air panas (jacuzi) untuk masing-masing tim dan ruang pemanasan atlit. 

Untuk lintasan atletik juga telah dilakukan perbaikan dan telah mendapat sertifikat kelas 2. 

Pada fasade stadion juga  menggunakan motif batik Kawung yang  menjadi ciri khas budaya Solo. Konstruksi atap menggunakan space frame keliling stadion, penambahan lift di area tibun barat VIP serta fasilitas 24 kursi difabel. [FIK]