Redakan Urusan Klenik

Segera, Agendakan Jokowi Ke Kediri

Presiden Jokowi (kanan) saat memberikan keterangan pada media. (Foto: Jokowi)
Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi (kanan) saat memberikan keterangan pada media. (Foto: Jokowi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Kabinet, Pramono Anung sudah mengklarifikasi dirinya hanya bercanda saat menyatakan melarang Presiden Jokowi ke Kediri. Namun, banyak yang meragukan.

Hingga kemarin, tagar JokowiTakutKediri masih menggelinding di Twitter. Untuk meredakan urusan klenik ini, ada saran, sebaiknya segera agendakan Jokowi ke Kediri.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan, pernyataan Pramono yang melarang Presiden ke Kediri cukup fatal. Sebab, dari pernyataan itu, banyak pihak menuding Istana dan Jokowi percaya klenik. Hal ini jelas bisa mencoreng citra pemerintah.

Hendri yakin, Jokowi pasti tidak percaya dengan klenik bahwa jika berkunjung ke Kediri dirinya akan lengser. Namun, ketidakpercayaan ini harus dibuktikan. Caranya, ya berkunjung ke Kediri. “Pak Jokowi pasti nggak percaya lah sama yang gitu-gitu (mitos).

Kalau bisa, disempatkanlah ke Kediri. Meskipun kita tahu, Pak Presiden agendanya padat ya. Habis, Pak Pram bercandanya gitu,” ucapnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berita Terkait : Pramono Bilang Maunya Jokowi

Atas pernyataan Pramono tadi, PDIP juga ikut repot. Rencananya, hari ini PDIP akan menggelar rapat untuk membahas masalah mitos Kediri. “Besok (hari ini, red) kami rapat,” ucap Ketua DPP PDIP Rokhmin Dahuri, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Dia pun memastikan, Jokowi dan PDIP tidak percaya mitos bahwa jika seorang pejabat berkunjung ke Kediri akan lengser. “Sejauh ini, kita nggak percaya tuh ya hal-hal begitu,” ucap mantan Menteri Kelautan ini.

Apakah akan menyarankan Jokowi ke Kediri. Rokhmin bilang, belum. Masih akan menunggu hasil rapat hari ini. Namun, berdasarkan informasi yang ia dapat dari lingkungan Istana, Jokowi tetap akan berkunjung ke Kediri. Hanya saja, dia tidak tahu kapan jadwalnya.

“Presiden akan tetap ke sana. Mudah-mudahan enggak ada ini lagi, supaya patah juga itu (stigma publik tentang mitos di Kediri),” sambungnya.

Jika Presiden Jokowi ingin datang ke Kediri, sebenarnya saat ini ada satu proyek besar yang menunggu prosesi peletakan batu pertama. Yaitu bandara. Belum lama ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan, ground breaking pembangunan Bandara Kediri itu akan dilakukan dalam waktu dekat, sekitar April 2020.

Berita Terkait : Dalam Seminggu, Stafsus Jokowi Ini Sudah 2 Kali Kebanjiran

Apakah peletakan batu pertama bandara yang masuk kategori proyek strategis nasional ini akan dilakukan Presiden? Belum ada keterangan resmi. Namun, pihak Istana menyatakan, di Februari ini, Jokowi diagendakan berkunjung ke Jawa Timur.

Stafsus Presiden, Adamas Belva Syah Devara, yang biasa terlihat ikut mendampingi Jokowi ketika turun ke daerah, membenarkan kabar tersebut. Akan tetapi, ia belum dapat memastikan apakah Jokowi juga akan berkunjung ke Kediri.

“Iya, Februari kayaknya akan ada jadwal ke Jawa Timur. Tapi, ke Kedirinya belum tahu ya. Nggak ada kaitannya dengan ini. Agendanya bukan tentang itu sih,” ucapnya kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.

Di Twitter, warganet tanah air juga menyarankan hal yang sama. Agar Jokowi datang ke Kediri, untuk mematahkan stigma bahwa Istana percaya klenik dan mitos.

“Pak @pramonoanung, untuk mengakhiri segala keriuhrendahan dan spekulasi ini, ajak Pak Jokowi ke Kediri. Insya Allah tidak akan terjadi apa-apa,” usul akun @musfar.

Berita Terkait : Kediri dan Jatuhnya Presiden

“Di Kediri ada tempat wisata bagus Pak. Ada simpang lima gumul buat selfie-selfie, ada Gunung Kelud yang konon jadi sengketa sama tetangganya. Rencana mau bikin bandara juga. Gak tertarik Pak,” cuit @Riza-

Qeino dengan memention akun @ jokowi. Akun @kasehsaulmouk tidak mau serta-merta percaya pada bantahan yang belakangan ini menyebut mitos itu sebagai bahan candaan.

“Kenapa banget sibuk membela diri? Jika benar Jokowi tidak takut mampir silakan dan buktikan mampir ke Kediri,” sarannya.

“Kepada yang terhormat Pak @ jokowi. Tolong buktikan ucapan ini, kami tantang Bapak untuk mengunjungi Kediri, baru kami percaya bahwa Bapak tidak percaya tahayul, yang menurut Mas Pramono kalau ke Kediri bakal lengser keprabon! Jangan sampai ada yang bilang... #JokowiTakutKediri,” tantang @ Raj4Purwa. [SAR]