RMco.id  Rakyat Merdeka - Isu reshuffle menteri mencuat lagi. Dihembuskan relawan Jokowi. Namun, langsung dibantah pihak Istana. kabar akan adanya perombakan kabinet itu mencuat di Twitter, kemarin. adalah Dede Budhyarto, melalui akunnya @kang dede78 yang menyampaikan kabar tersebut.

Dia mengaku, mendapat kabar tersebut saat bertemu dengan Jokowi di Istana Bogor. Jokowi memang mengumpulkan para pendukungnya dari kalangan artis, influencer, dan pegiat media sosial, di Istana Bogor, Selasa (18/2).

Pertemuan digelar sekitar satu jam. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menampung sejumlah masukan dari para pendukungnya soal berbagai hal.

Berita Terkait : Ini Pesan Jokowi Di Hari Kesaktian Pancasila

“Pengen cerita hasil pertemuan dengan Presiden @jokowi, eh pulang dari Istana Bogor malah sakit. Intinya bakal ada resafel tunggu saja yah. Menteri yang kinerjanya ndak bagus doang, hasil NOL,” sentilnya. Klen bakalan dicukupkan,” cuit dia, di akun bercentang biru itu, kemarin. Namun, Dede tidak menyebutkan secara jelas kapan dan siapa saja yang akan masuk dalam daftar reshuffle.

Aktivis medsos Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019 itu hanya berharap, menteri-menteri yang dicopot adalah menteri-menteri sombong. Ia tampak kesal dengan menteri yang hanya rajin berkomunikasi ketika Pilpres, namun setelah jadi menteri pesan WhatsAppnya tak pernah lagi dibalas.

“Semoga tokoh yang semasa kampanye nge-WA saya tiap hari nanya jadwal kampanye Jokowi di daerah mana, setelah jadi menteri jangan kan bales, chat WA-nya saja ndak dibaca, di resafel oleh Presiden @jokowi Kerja nya nyaris tak terlihat, mbacot gde Sontak saja, cuitan itu langsung viral.

Berita Terkait : NU dan Muhammadiyah Minta Pilkada Ditunda, Fraksi PKB Yakin Jokowi Dengar dan Pertimbangkan

Hingga tadi malam, sudah di-retweet 198 kali dan mendapat 802 suka. Isu tersebut juga langsung digoreng oleh sejumlah media daring.

Namun, kabar tersebut langsung dibantah Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman. Menurutnya tidak ada rencana perombakan kabinet dalam waktu dekat. “Tidak ada rencana reshuffle,”kata Fadjroel kepada Rakyat Merdeka tadi malam.

Karena itu, para menteri tidak perlu merasa terganggu oleh isu reshuffle tersebut. “Semua menteri dipersilakan melaksanakan rencana kerjanya, dan presiden memonitor serta mengevaluasi pelaksanaan rencana kerja masingmasing,” sambung dia.

Baca Juga : Wamenag Ancam Oknum Pemotong Bantuan Pesantren

Ketika dikonfirmasi apakah isu itu bisa disimpulkan hoaks, Fadjroel enggan menyebutkan secara tegas. “Ini saja,” respons dia, merujuk ke komentar sebelumnya.

Di linimassa, warganet sudah terlanjur heboh. Beberapa di antara mereka bahkan sudah mengantongi sejumlah nama menteri yang disarankan untuk di-reshuffle.

Namun banyak juga yang tidak yakin. “Menteri yang gak karuan itu di-reshuffle sajapak.Cuma habiskan anggaran dan kinerja buruk,” saran @ bimo_gatot. “Bahagia banget dapet kabar pakde mau reshuffle,” timpal @ako_ siapa. “Emang harus ya ngumpulin para buzzer??..Reshuffleyareshuffleaja..Iya ga sih,” tanya @zacky_gh. [SAR]