RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat museum dan galeri seni. Dinamai Museum dan Galeri Seni SBY-ANI. Lokasinya di Pacitan, Jawa Timur. Museum ini sebagai bukti betapa cintanya SBY kepada almarhumah istrinya, Ibu Ani.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) museum berlangsung kemarin. Selain dihadiri keluarga, acara ini juga dihadiri banyak tokoh, seperti Boediono, Dahlan Iskan, M Nuh, Roy Suryo, Andi Mallarangeng, Hatta Rajasa, dan Chairul Tanjung. Hadir pula Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati, Pacitan Indartato.

Sebelum groundbreaking, ada pemutaran film dokumenter bertajuk 'SBY Memimpin dengan Hati, Pikiran, dan Tindakan'. Film pendek dengan durasi 30 menit itu, menyajikan perjalanan karier putra pasangan R Soekotjo dengan Habibah itu, sejak berkarier di militer hingga menjadi presiden. Selain itu, berisi profil lengkap museum dan galeri seni SBY-ANI.

Museum dan galeri seni SBY-ANI ini akan dibuat dengan gaya Eropa. Ada pilar-pilar besar di depan. Bangunannya, mirip-mirip istana negara.

Baca Juga : Menristek: Pandemi Membawa Berkah Bagi Kemajuan Riset Dan Teknologi Indonesia

SBY mengatakan, museum itu didirikan sebagai perwujudan impiannya dengan mendiang Ibu Ani. "Museum dan galeri ini adalah tanda cinta Saya dan keluarga yang amat dalam dan abadi kepada istri tercinta, Ibu Ani," kata SBY sembari menambahkan, pembangunan museum ini dipersembahkan untuk para generasi muda.

Menurut SBY, Ibu Ani sangat mendukung pembangunan museum dan galeri ini. Saat Ibu Ani dirawat di Singapura sebelum meninggal dunia, kata SBY, Ibu Ani berulang kali meminta pembangunan museum impian mereka berdua segera dimulai.

"Ketika di rumah sakit Singapura, Ibu Ani bilang, 'Pepo kalau nanti saya sudah sembuh, kita atur nanti pembangunan museum dan galeri itu'. Itu kata-kata almarhumah yang saya ingat sampai kapan pun," kenang SBY dengan suara berat.

Kenapa dipilih dibangun di Pacitan? SBY mengatakan, Ibu Ani sangat mencintai Kota Pacitan. Alasan lainnya, karena berkaca pada Museum Kepresidenan Amerika Serikat, seperti Truman, Eisenhower, Clinton, dan Bush yang dibangun di tanah kelahiran mereka masing-masing.

Baca Juga : Serikat Buruh Dukung Sugianto-Edy Di Pilgub Kalteng

"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Chairul Tanjung yang membantu perencanaan dan pembangunan museum ini, juga para donatur lainnya," ujar SBY berterima kasih.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, museum tersebut hadiah bagi Jatim dan Pacitan. Sebab dibangun bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-275. Khofifah menyebut, pariwisata Pacitan dan Jawa Timur akan bertambah ramai karena museum ini.

Di Twitter, warganet mengapresiasi pembangunan museum dan galeri SBY-ANI. Akun @gregoriusigo berdoa semoga pembangunan museum tak menemui kendala. "Puji Tuhan, semoga pembangunan nya juga bisa lancar tanpa kendala yang berarti. Dengan adanya Museum & Galeri SBY*ANI maka rakyat punya tempat untuk mengenal lebih dekat Pak SBY dan Ibu Ani," kicaunya disambut @cecepsuhardima1. "Selamat dan Sukses. Semoga Memberi Manfaat Bagi Rakyat dan Berpahala Bagi Pa SBY & Ibu Ani (Almh). Aamiin Yra."

Tweeps @SusilawatiSisi2 memuji SBY. "Setiap pemimpin kan merasa paripurna bila slain menorehkn pengalaman-pengalaman prestasi yang menginspirasi tetapu juga merefleksikan dengan cara yang berbeda. Bapak SBY mengedukasi dan memghibur masyarakat dengan cara mendirikan museum SBY-ANI di Pacitan," kicaunya diamini akun @Ajeng__Cute16. "Selalu kagum sama Karya dan Pemikiran Bapak SBY, kedepannya Museum ini akan menjadi tempat belajar sejarah, menjadi kebanggan Warga Pacitan dan Rakyat Indonesia."

Baca Juga : Desa Pancasila Perkuat Pondasi Ekonomi Nasional

Akun @vanosiloofficial menyakini, ini semua karena cinta. "Andai semua orang seperti Pak SBY, kemungkinan besar akan melakukan hal yang sama. Sehingga akan banyak pembangunan museum untuk pasangan tercinta," cuitnya disambu5 @Rendi_LE. "Ini nama nya cinta."

Direktur Museum dan Galeri Seni SBY-Ani yang juga Jubir SBY, Ossy Dermawan mengatakan, museum itu menyuguhkan perjalanan hidup SBY, sejak masa kecil dan remaja di Pacitan, ketika mengemban tugas negara di dunia militer, jadi menteri, hingga terpilih menjadi presiden.

Museum ini juga berisi puluhan ribu karya seni seperti lukisan, patung, kain batik, kerajinan tangan, dan benda seni lainnya, buah koleksi SBY maupun mendiang istrinya. Galeri itu sebagai tanda bagaimana SBY dan almarhumah Ani yang sangat mencintai seni budaya Indonesia. [FAQ]