Jokowi Tidak Kepikiran Reshuffle

Menteri Aman (Sementara...)

Presiden Jokowi (Foto: IG@jokowi)
Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi (Foto: IG@jokowi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi angkat bicara terkait isu reshuffle kabinet. Jokowi memastikan belum kepikiran merombak para menterinya. 

Penyataan itu disampaikan Jokowi usai menghadiri sidang pleno istimewa laporan tahunan Mahkamah Agung tahun 2019 di JCC, Jakarta, kemarin. Dia ditemani Wapres Ma’ruf Amin. 

Awalnya, Jokowi dan Ma’ruf hanya senyam-senyum saat digoda wartawan perihal reshuffle. Tidak menjawab. Presiden juga beberapa kali mencoba memastikan kembali pertanyaan awak media. “Hah?” tanya Jokowi. “Apanya,” ulangnya lagi. 

Namun, karena terus didesak dengan pertanyaan yang sama, akhirnya Jokowi buka suara. Tapi jawabannya tidak panjang. Dia hanya mengatakan belum kepikiran. “Sampai detik ini saya dan Pak Wapres belum berfikir ke sana (reshuffle),” kata Jokowi di Jakarta, kemarin. 

Berita Terkait : Calon Menteri Masih Ngantri

Ketika dijawab demikian, reaksi Ma’ruf hanya tersenyum. Tidak menggeleng, tidak juga mengangguk. “Sudah, cukup,” tutup Jokowi, lalu meninggalkan wartawan. 

Sebelumnya, salah seorang pegiat medsos pendukung Jokowi, Dede Budhyarto, melalui akun Twitternya @kangkede78 bilang, Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet. Kabar tersebut didapatnya usai melakukan pertemuan dengan Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat pada Selasa (18/2) “Intinya bakal ada resafel (reshuffle). Tunggu saja yah. Menteri yang kinerjanya endak bagus kalian bakalan dicukupkan,” tulis Dede yang langsung bikin heboh jagad maya. 

Pihak Istana, saat itu langung gerak cepat membantah isu reshuffle tersebut. Jubir Presiden, Fadjroel Rachman menegaskan, tidak ada reshuffle. 

Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko juga heran kenapa isu reshuffle mencuat, di saat menteri-menteri tengah kencang-kencangnya bekerja. “Orang lagi kerja kenceng begini reshuffle bagaimana. Semua masih konsentrasi kerja, apalagi ngadepin banyak isu,” kilahnya. 

Berita Terkait : Jokowi Masih Buka Pintu Maaf

Reaksi menteri beragam ketika ditanya soal isu reshuffle. Ada yang pasrah, ada pula yang ogah menjawab. 

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyerahkan sepenuhnya keputusan kocok ulang kabinet kepada Presiden Jokowi. Politisi Nasdem ini merasa bukan ranahnya untuk menjawab soal reshuffle. 

“Semuanya terserah beliau. Tentu beliau kan punya hitung hitungan,” kata Syahrul di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/2). 

Namun, ia meyakinkan bahwa dirinya cukup serius mengemban tugas yang telah diamanahkan oleh Presiden. “Saya ini orang lapangan, orang kerja, apa aja saya kerja sesuai dengan target, sesuai dengan tupoksi, bagi saya tugas ini adalah ibadah,” lanjut dia. 

Berita Terkait : Jokowi Hadiri Kenduri Kebangsaan di Bireuen Aceh

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo tidak berkomentar. Mereka hanya tertawa ketika ditanya soal isu reshuflle. 

Pakar komunikasi politik, Pangi Syarwi Chaniago, menilai, pernyataan Jokowi yang mengatakan belum kepikiran melakukan reshuffle tidak serta-merta akan membuat posisi para pembantunya aman. Jadi menteri-menteri, kata dia jangan senang dulu. Mereka hanya aman sementara. 

“Ya Pak Jokowi ini kan orang Solo. Ini maksudnya itu bisa kebalikan juga, kalau saya melihat beliau selama ini...he-he-he,” kata Pangi ketika berbincang dengan Rakyat Merdeka tadi malam. 

Menurut Direktur Eksekutif Voxpol Center itu tidak ada yang tidak mungkin. Apalagi, Jokowi merupakan presiden yang sulit ditebak “Kalau dibilang belum kepikiran reshuffle, tiba-tiba bisa saja besok reshuffle,” tutupnya. [SAR]