RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) mencopot Sri Puguh Budi Utami sebagai Dirjen Pemasyarakatan. Dia dimutasi menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemkumham.

Dicopot atau dimutasinya Utami terkesan mendadak. Utami sendiri baru menerima Keppres mengenai mutasinya pada Rabu (26/2) kemarin.

Baca Juga : Selain Pegawai dan Pimpinan, KPK Juga Lakukan Tes Swab 50 Tahanan

Meski demikian, Sri Puguh mengaku tak terkejut dengan mutasinya ini. Diplomatis, dia bilang, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) harus siap ditempatkan dimanapun.

"Nggak juga (mendadak). Setiap hari kita harus siap diputar ditempatkan dimana. Pimpinan pasti tahu yang paling tepat untuk kita dan dimana pun ditempatkan nggak boleh surut semangatnya dan harus terus berkontribusi," tutur Sri Puguh di Kantor Ditjenpas, Jakarta, Kamis (27/2).

Baca Juga : Tito: Jangan Pilih Cakada yang Bikin Konvoi dan Iring-iringan di Tengah Pandemi

Dia mengaku tak mengetahui dan tak ingin berspekulasi mengenai alasannya dimutasi. Sri Puguh hanya berharap penggantinya nanti dapat meneruskan program-program yang telah ditetapkan, terutama 15 resolusi pemasyarakatan 2020.

"Karena kami sudah menetapkan dalam putusan Dirjen tahun 2020 yang ingin kami sukseskan mudah-mudahan ini tetap menjadi prioritas untuk dikawal sebagaimana tadi saya sampaikan. Bahwa tahapan ini sudah jalan. Pencapaian sudah ada dari 15 resolusi," tandasnya. [OKT]