Kasua Suap PAW Anggota DPR Periode 2019-2024

KPK Periksa Ketua KPU Arief Budiman

Ketua KPU Arief Budiman (Foto: Tedy Kroen/RM)
Klik untuk perbesar
Ketua KPU Arief Budiman (Foto: Tedy Kroen/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman pada hari ini, Jumat (28/2).

Dia diperiksa terkait kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR tahun 2019-2024, yang menyeret eks anak buahnya di KPU, Wahyu Setiawan dan calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan Harun Masiku.

"Pak Arief Budiman konfirmasi hadir untuk keempat tersangka," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri lewat pesan singkat, Jumat (28/2).

Berita Terkait : Harun Masiku Belum Ketangkep, KPK Ogah Dibilang Gagal

Pemeriksaan itu merupakan penjadwalan ulang ,setelah sebelumnya pada Selasa (25/2), penyidik dan Arief Cs sepakat menunda pemeriksaan lantaran banjir melanda sebagian wilayah Ibu Kota.

Dalam dua hari terakhir, penyidik komisi antirasuah telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Di antaranya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Advokat PDIP Donny Tri Istiqomah, dan Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik.

Dari Hasto dan Donny, KPK mendalami percakapan yang bersangkutan dengan para tersangka, terkait kasus PAW.

Berita Terkait : Kasus Suap Proyek Kementerian PUPR, KPK Periksa Muhaimin Iskandar

"Pendalaman pemeriksaan sebelumnya, dan lebih fokus kepada terkait konfirmasi isi dari barang bukti elektronik," ungkap Ali membeberkan materi pemeriksaan terhadap Hasto.

Dalam perkara ini, komisi antirasuah KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Selain Wahyu dan Harun, dua tersangka lainnya adalah anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina dan Saeful.

Harun yang diduga menyuap Wahyu dengan uang Rp 900 juta, hingga kini masih jadi buronan KPK. [OKT]