RMco.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta warganya tidak panik menyikapi dua orang warga Depok yang dinyatakan positif Covid-19.

“Masyarakat Depok diharapkan tetap tenang dan jangan panik dengan virus corona," kata Idris saat konferensi pers di Balaikota Depok, Senin (2/3).

Menurut Idris, setelah mendapat kabar warganya positif Covid-19, Pemkot Depok melakukan rapat koordinasi untuk menentukan langkah antisipasi merebaknya virus tersebut.

Berita Terkait : Satgas: Masyarakat Ujung Tombak Penanganan Virus Covid-19

Dia mengaku, sejak maraknya Covid-19 pada Januari, Pemkot Depok langsung melakukan langkah antisipasi.

Pertama, melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Jawa Barat terkait penanganan Covid-19.

Kedua, Pemkot melalui Dinkes Kota Depok mengeluarkan surat edaran Nomor:445/0404/SURVIM sebagai kewaspadaan terhadap Covid-19.

Berita Terkait : Calon Wali Kota Menang Telak Setelah Meninggal

Idris juga mengintruksikan Direktur Rumah Sakit di Kota Depok dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas seluruh Kota Depok melakukan upaya pencegahan dan antisipasi munculnya kasus pneumonia berat tersebut.

“Kami juga melakukan sosialisasi terkait gejala dan antisipasi terhadap Covid-19," katanya.

Idris meminta kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik agar imunitas tubuh selalu sehat dan kuat. 

Berita Terkait : Putus Rantai Covid-19, Ekonomi Dan Kesehatan Harus Bergandengan

“Segera melapor ke rumah sakit terdekat apabila mengalami gejala demam, batuk dan sesak napas bersamaan,” katanya. [WHY]