Tiga Bulan Jelang Penyenggaraan, Panpel Formula E Jakarta Terus Monitor Situasi

Ilustrasi event Formula E (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Ilustrasi event Formula E (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tiga bulan jelang kejuaraan Formula E Jakarta, Panitia Penyelenggara terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengambil langkah tepat demi kebaikan bersama.

Terlebih, di tengah situasi berjangkitnya wabah virus Corona atau Covid-19 seperti sekarang ini.

"Kami percaya, semua pihak telah melakukan penanganan terbaik. Pemerintah Indonesia menguatkan kebersamaan kita sebagai bangsa. Kami ambil bagian di dalamnya," ujar Director of Communication and Sustainability OC Formula E Jakarta, Felicia Idama dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/3).

Berdasarkan pantauan terakhir hingga Jumat(6/3), dalam level global, total kasus infeksi Covid-19 telah menyentuh angka 98.370.

Di luar China yang merupakan episenter wabah tersebut, Korea Selatan dan Italia termasuk dalam negara-negara yang paling terdampak.

Berita Terkait : Anggota Parlemen Iran Meregang Nyawa Akibat Virus Corona

Jumlah kasus infeksi tersebut naik signifikan dibanding pantauan tiga hari sebelumnya, yang dilaporkan John Hopkins CSSE. Pada Selasa(3/3), jumlah kasus infeksi Covid-19 di seluruh dunia ada di angka 90.428.

Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (29/2) menyatakan, risiko Covid-19 sangat tinggi di dunia

Dalam sepekan berjalan, status ini masih pada posisi yang sama dan terus diwaspadai. Termasuk, di Indonesia.

“Kami sangat memperhatikan kondisi ini, sehingga menjadi pertimbangan-pertimbangan penting terhadap Jakarta E-Prix,” tutur Felicia.

Dalam diskusi intensif dengan panpel di Jakarta, FEO (Formula E Operations) sebagai pemegang lisensi Formula E di seluruh dunia, menyampaikan pandangan-pandangan global. Mengingat beberapa negara lain juga menyelenggarakan kejuaraan yang sama.

Berita Terkait : BNPB Himbau Orang Batuk Dan Flu Jangan Ngantor Dulu

“Di dalam negeri, kami memonitor dengan seksama semua kebijakan Pemerintah. Selain itu, komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Pemprov DKI juga kami tingkatkan hingga ke level tertinggi," papar Felicia.

Panpel Formula E Jakarta mengapresiasi masukan-masukan dari berbagai pihak, terkait penyelenggaraan event yang akan digelar pada 6 Juni mendatang.

“Kami sangat menghargai dukungan demi keselamatan bersama. Kami respek pada situasi global, yang berjuang bersama menghadapi situasi berat. Kita berada di dunia yang sama. Kita hadapi bersama,” ungkap Felicia.

"Kepedulian masyarakat luas dan stakeholders yang disampaikan dalam bentuk masukan-masukan melalui berbagai medium komunikasi, menjadi pertimbangan kami yang terus didiskusikan dengan FEO demi mengambil langkah terbaik," tambahnya.

Sejauh ini, event Formula E yang dibatalkan akibat wabah COVID-19 hanya Sanya E-Prix di China, yang dijadwalkan digelar pada 21 Maret mendatang.

Berita Terkait : Bhutan Yang Terisolir Pun Kena Virus Corona

Selain itu, event Formula E yang kini di depan mata adalah Rome E- Prix di Roma, Italia pada 4 April 2020.

Meski Italia adalah negara paling terdampak virus Corona di Eropa, namun sejauh ini Rome E-Prix masih masuk dalam kalender penyelenggaraan ABBFIA Formula E Championship musim 2019-2020. [HES]