Mediska, Klinik Berprestasi dan Tanggap Virus Corona

Pemeriksaan gigi di Klinik Mediska. (Foto: Dok, KAI)
Klik untuk perbesar
Pemeriksaan gigi di Klinik Mediska. (Foto: Dok, KAI)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kesehatan tak hanya menjadi aset penentu produktivitas, tapi juga kunci penting keberlangsungan hidup seseorang. Begitu pentingnya hal ini, sehingga berbagai perusahaan, khususnya bidang publik, selalu berupaya meningkatkan kesehatan SDM-nya. Sama halnya dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) yang dari tahun ke tahun selalu melakukan peningkatan dalam bidang pelayanan kesehatan. Tak hanya bagi pegawai dan keluarga di lingkup KAI, tapi juga penumpang dan masyarakat.

Salah satu pelayanan kesehatan KAI yang kian unjuk gigi adalah Klinik Mediska. Bahkan, Klinik Mediska KAI Semarang menjadi Juara I Lomba Klinik Pratama Sehat Tingkat BUMN Tahun 2019. Perlombaan tersebut diselenggarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam rangka menyambut peringatan Ke-55 Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada 12 November.

Tak hanya memberikan pelayanan kesehatan, Klinik Mediska juga tanggap dengan isu kesehatan global yang sedang menjadi perhatian saat ini, yakni Covid-19 atau Corona Virus. Klinik Mediska selalu mendukung berbagai program kesehatan yang dilaksanakan pemerintah, begitu juga dengan isu Virus Covid-19. 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya terkait pencegahan penyebaran Virus nCovid 19, Klinik Mediska melakukan serangkaian kegiatan. Pertama, penyuluhan kesehatan (pencegahan virus corona, cuci tangan, cara pemakaian masker, etika batuk dan bersin) di Klinik Mediska. Kedua, pemeriksaan suhu badan dengan alat infrared gun thermometer. Ketiga, pembagian masker. Keempat, pembagian pamflet. Kelima, pemasangan spanduk dan standing banner. Keenam, pemasangan hand sanitizer di setiap ruang klinik dan ruang tunggu pasien. Ketujuh, pemeriksaan kesehatan kepada pegawai KAI. Kedelapan, pemeriksaan kesehatan pegawai KAI yang datang dari luar negeri.

Berita Terkait : HCI Bantu Cari Solusi Penanganan Virus Corona

“Upaya-upaya preventif penyebaran virus corona terus kami lakukan tak hanya di kereta dan stasiun kepada penumpang tapi juga kepada masyarakat di Klinik Mediska. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama proaktif mencegah penyebaran virus corona,” kata Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (11/3).

Klinik Mediska merupakan fasilitas pelayanan kesehatan milik KAI yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan dengan menyediakan pelayanan medis dasar dan/atau spesialistik kepada pegawai, keluarga dan masyarakat umum. Pelayanan kesehatan diberikan dengan nyaman, sehat, sesuai dengan standar/peraturan yang berlaku, berkualitas serta memenuhi harapan pelanggan.

Sebelum terbentuknya Klinik Mediska, KAI sudah memiliki beberapa klinik yang sudah beroperasi melayani pekerja dan keluarganya. Klinik Mediska yang pertama kali diresmikan adalah Klinik Mediska Pratama Semarang pada 6 Januari 2019 di Semarang. Sampai Februari 2020, ada 54 Klinik Mediska yang tersebar di wilayah kerja KAI.

Selama 2019, jumlah total kunjungan pasien di Klinik Mediska sebanyak 288.823 orang. Rinciannya, pegawai 102.056 orang, keluarga pegawai 93.415 orang, pasien umum 15.037 orang, BPJS Kesehatan 78.315 orang.

Berita Terkait : Sudah Dicek, Mendagri Tito Karnavian Bebas Corona

Klinik Mediska memberikan pelayanan fasilitas kesehatan dengan klasifikasi klinik rawat jalan pratama, klinik rawat jalan pratama 24 jam, dan klinik pratama dengan rawat inap dengan jenis pelayanan kesehatan. Seperti pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan kesehatan gigi, pelayanan dokter spesialis, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pelayanan KB, pelayanan immunisasi, persalinan, medical check up, pelayanan laboratorium, pelayanan USG (Ultrasonografi), konsultasi kesehatan, perawatan di rumah/home care, pelayanan kefarmasian, pelayanan prolanis, dan pelayanan ambulans.

Klinik Mediska memiliki tenaga kesehatan profesional dan andal yang terdiri dari dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, bidan, perawat, apoteker, asisten apoteker, rekam medis, kesehatan masyarakat, dan analis laboratorium. Ketentuan atau prosedur bagi pasien yang ingin berobat ke Klinik Mediska sangat mudah. Selain nyaman, lokasinya pun strategis sehingga mudah diakses oleh masyakarat atau siapapun yang ingin berobat ke Klinik Mediska. 

Prosedur bagi pasien yang ingin berobat di Klinik Mediska ada dua. Pertama, bagi masyarakat umum dapat menunjukkan kartu identitas seperti kartu BPJS kesehatan, KTP, dan yang lainnya. Kedua, bagi pegawai dan keluarga dapat menunjukkan kartu Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Perusahaan (JPKP), KMF, KBD, atau BPJS Kesehatan.

Sebagai klinik yang salah satu perwakilannya telah memenangkan penghargaan Kementerian Kesehatan, Klinik Mediska pun dilengkapi berbagai teknologi kesehatan. Seperti pemeriksaan kesehatan dilaksanakan berbasis teknologi informasi yang disebut dengan Sistem Informasi Kesehatan Kereta Api (SIKESKA), pendaftaran pasien menggunakan mesin antrian, pemeriksaan EKG (Elektrokardiografi), pemeriksaan audiometri, pemeriksaan USG 2 dan 4 dimensi, dan kamera intra oral untuk pelayanan kesehatan gigi.

Berita Terkait : Cegah Penyebaran Virus Corona, MK Tunda Sidang Sampai Akhir Maret

“Kehadiran Klinik Mediska membawa misi untuk menyediakan pelayanan kesehatan secara komprehensif melalui pelayanan yang berkualitas, profesional serta memberikan pelayanan kesehatan dengan fasilitas dan teknologi modern,” tutup Edi Sukmoro. [USU]