RMco.id  Rakyat Merdeka - Masa penahanan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mojokerto Zainal Abidin diperpanjang KPK. Zainal adalah tersangka kasus dugaan korupsi penerimaan gratifikasi bersama dengan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa periode 2010-2015 dan 2016-2021.      

"Penyidik memperpanjang masa penahanan ZAB (Zainal Abidin) selama 30 hari terhitung mulai tanggal 15 Maret 2020 sampai 13 April 2020 di Rutan KPK Kav 4 Jakarta," ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Jumat (13/3).        

Baca Juga : Manado Kembali Terang, PLN Nyalakan Seluruh Gardu Terdampak Pasca Banjir

Zaenal Abidin berperan mengatur pemenangan rekanan yang ditunjuk Mustofa Kamal Pasa untuk mengerjakan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto.       

Dia meminta kepada rekanan atas fee yang diminta Mustofa Kamal Pasa untuk dipenuhi rekanan, dan juga menerima fee proyek dari rekanan yang mengerjakan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto tersebut.     

Baca Juga : Sabam Apresiasi Kelompok Sosial Yang Gotong Royong Bantu Korban Bencana

Dalam rentang 2010 sampai dengan 2018, Mustofa Kamal Pasa ditaksir menerima uang gratifikasi sekira Rp 82.355.853.159. [OKT]