Doni Monardo Fokus Lindungi Masyarakat Agar Tak Tertular Virus Corona

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo (tengah) saat menjelaskan penerapan sistem penanggulangan virus Covid-19 di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (14/3). (Foto: Tedy O.Kroen/RM)
Klik untuk perbesar
Kepala BNPB Letjen Doni Monardo (tengah) saat menjelaskan penerapan sistem penanggulangan virus Covid-19 di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (14/3). (Foto: Tedy O.Kroen/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengemban tugas sebagai Ketua Tim Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Doni mengatakan, dalam dua hari ke depan pemerintah akan menyampaikan pengumuman lebih terperinci mengenai tugas pusat koordinasi nasional dalam penanggulangan Covid-19.

Berita Terkait : Seknas Jokowi DKI Ajak Masyarakat Dukung Pemerintah Tangani Corona

Tugas tim yang dipimpinnya, kata Doni, adalah menerapkan manajemen penanggulangan bencana dalam penanganan virus Corona. Gugus tugas itu juga akan mengerahkan sumber daya terpadu dalam penanganan virus ini.

"Percepatan yang dilakukan adalah dengan menerapkan manajemen penanggulangan bencana sehingga memberikan akses lebih luas dan juga dalam pengerahan sumber daya secara terencana dan terpadu sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 50 UU Nomor 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana," ujar Doni di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (14/3).

Berita Terkait : Letjen Doni: Patuhi Social Distancing, Insya Allah Kurangi Masyarakat Terpapar Corona

Doni mengatakan, tim ini fokus melindungi masyarakat agar tidak tertular virus Corona. "Dan berusaha dengan semaksimal mungkin untuk menyembuhkan yang telah sakit," ungkap mantan Danjen Kopassus itu.

Tim ini, juga akan mengoptimalkan peran dunia usaha, komunitas, media, dan unsur terkait lainnya dalam menanggulangi penularan virus corona

Berita Terkait : Letjen Doni Tegaskan Lagi, Takkan Ada Lockdown

"Dengan melakukan hal itu, perlu dilakukan percepatan penanganan COVID-19 secara masif dengan melibatkan seluruh sumber daya nasional melalui kolaborasi, baik pemerintah, pemerintah daerah, akademisi, peneliti, khususnya di bidang virus, dunia usaha, komunitas, termasuk juga para pakar," beber Doni.

Doni menyatakan virus Corona sebagai bencana non-alam. "Karena virus ini sudah dikategorikan sebagai pandemi global, statusnya adalah bencana non-alam," tandasnya. [OKT]