Setelah Menhub Positif, Para Menteri Akan Dites Corona

Presiden dan Wapres Semoga Tidak Kena

Virus Corona/Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Virus Corona/Ilustrasi (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang selama dua pekan ini dirawat karena tifus dan asma ternyata positif corona juga. Istana langsung gerak cepat. Selain menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menhub ad interim, Istana memastikan akan melakukan tes corona ke semua menteri. Kita doakan semoga Menhub segera sembuh. Para menteri, presiden dan wapres juga tidak kena. Amin.

Kepastian BKS-sapaan akrab Budi Karya Sumadi-positif corona disampaikan Kepala RSPAD Gatot Soebroto dr. Budi Sulistya dalam jumpa pers di Kantor Mensesneg, Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin. Menurut dia, ada pejabat pemerintah yang positif corona dengan nomor identitas pasien 76.

"Saya selaku wakil kepala rumah sakit, seizin pimpinan dan juga seizin keluarga dari pasien nomor 76 sudah disampaikan oleh jubir pemerintah untuk Covid-19 benar bahwa pada saat ini pasien, sedang dirawat di RSPAD dan dengan beberapa underline crisis dan hasil laboratorium confirm untuk Covid-19," ujar dr. Budi yang didampingi Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.

Pratikno mengkonfirmasi bahwa pejabat yang dimaksud adalah BKS. "Atas izin keluarga yang disampaikan oleh kepala RS tadi adalah Pak Budi Karya, Pak Menhub," kata Pratikno.

Menurut dia, eks Dirut Angkasa Pura II itu dirawat di RSPAD Gatot Soebroto untuk penyembuhan. "Saya dapat laporan RSPAD dan Menkes kondisi pak Menhub semakin baik. Doa kita bersama dan tentu rumah sakit kerja keras agar beliau sehat," katanya.

Berita Terkait : Bukan Corona, BKS Kena Tifus Dan Asma

Pratikno mengatakan, Istana akan mengikuti prosedur penelusuran kontak. Kementerian Kesehatan akan segera melakukan penelusuran kontak dan memeriksa para menteri lainnya menghindari potensi penyebaran.

BKS sendiri sempat mengikuti rapat-rapat penting di Istana bersama seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju selama Maret. Berdasarkan catatan Rakyat Merdeka, BKS sempat mengikuti rapat terbatas di Istana, Rabu (4/3). Rapat yang dipimpin Wapres Ma’ruf Amin itu membahas Halal Industries Summit 2020 (HIS 2020). Hadir dalam rapat tersebut, enteri Agama Fachrul Razi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan Wakil Menteri Pariwisata Angela Tanoesoedibjo.

Rabu (11/3), BKS juga mengikuti rapat terbatas soal Otonomi Khusus Papua dan Permasalahan Tanah Sumatera Utara yang dipimpin Presiden Jokowi. Dalam berbagai dokumentasi, BKS duduk di deretan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil dan Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto. Selain itu hampir seluruh menteri dan pimpinan Lembaga Negara hadir. Kecuali Wapres.

Selain itu, BKS juga menghadiri banyak kegiatan selama Maret. BKS menyaksikan langsung proses pemulangan ke-69 WNI ABK Diamond Princess di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3). Kemudian, Senin (2/3), dia membuka dan memberikan sambutan pada acara Rakornis Perhubungan Darat di Hotel Bidakara, Grand Pancoran, Jakarta.

BKS sendiri terlihat terakhir saat bertemu dengan Menteri Infrastruktur dan Manajemen Air Negara Belanda Mrs. Cora Van Nieuwenhuize di Kantor Pelindo II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (11/3). Setelah itu tidak kelihatannya.

Berita Terkait : Proyek Tol Laut Membuat Presiden Jokowi Kecewa

Pratikno menyakinkan, sejauh ini belum ada informasi penularan oleh Menhub. "Menteri Kesehatan telah bertindak cepat untuk mengantisipasi mengenai hal ini dengan melakukan tracking dan segera melakukan tes bila diperlukan," kata Pratikno.

Dia menambahkan, untuk sementara, tugas BKS akan digantikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Penunjukan ini dilakukan karena banyaknya tugas-tugas Kementerian Perhubungan yang sangat berat. "Sekali lagi, semoga masalah ini dapat tertangani dengan baik dan Pak Presiden sudah membentuk satgas yang cepat dalam bertindak," ujar Pratikno.

Berita BKS positif corona langsung memuncaki trending topic di Twitter. Warganet pun kaget sekaligus khawatir. Ribuan tweeps meminta seluruh orang yang berisinggungan dengan BKS, dari mulai Presiden Jokowi, Menteri dan pejabat negara dites corona.

"Berapa orang udah jabat tangan sama Pak Menhub?" cuit akun @OOttit senada dengan saran @satria_mancung. "Semoga semua yang melakukan kontak dengan Menhub cepat ditelusuri untuk dilakukan pemeriksaan lab. Karena mencegah sedini mungkin sangat baik Untuk memutus rantai Infeksi ke orang lain. Lawan bersama. Bersama kita mampu lawan virus corona," cuit akun ini sama dengan ribuan warganet lainnya.

Yang lain mendoakan BKS cepat sembuh. "Ya Allah bapak, semoga cepat sembuh ya pak. Amin," doa akun @dmyantlbs senada dengan @NurulHa87453399. "Semoga lekas sembuh Pak menteri. Bapak pasti bisa melawannya. Indonesia membutuhkanmu."

Berita Terkait : Di Atas Tenang, Di Bawah Tegang

Akun @iwan_setiawan berharap Presiden baik-baik saja. "Semoga Pak Menhub segera pulih dan bisa beraktivitas kembali. Jaga kesehatan Pak Presiden karena virus corona ini tidak mengenal batas negara dan jabatan sosial," kicaunya serupa @almascatie. "Semoga jajaran pejabat elit ga tertular ya, Presiden juga," cuitnya.

Tweeps @vivosite26480 mengamini. "Dan semoga Bapak Presiden baik-baik saja, terhindar dari virus corona tersebut. Tetap ingatin Menkes-nya jangan terlalu sombong dan nganggap sepele Pak," kicaunya disambut @aldhiraaa. "Semoga Presiden Wapres & kabinet baik-baik aja," cuitnya diamini @TolakBigotRI. "Semoga Presiden @jokowi, wapres @Kiyai_MarufAmin dan beserta jajaran Kabinet Indonesia Maju tidak terkena virus Covid 19 pasca Menhub positif terkena virus Covid 19." [FAQ]