RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto dituding menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas berjatuhannya korban virus corona. Desakan mundur, atau dipecat mengemuka di media sosial.

Yang mendesak Menkes Terawan didepak dari kabinet adalah Koalisi Masyarakat Sipil (KMS). Koalisi ini terdiri dari YLBHI, Lokataru, LBH Masyarakat, Kontras, WALHI, PKBI, YLKI, P2D, Migrant Care, AJAR, Amnesty International Indonesia, PSHK. 

Menurut KMS, Menkes Terawan Agus Putranto menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas berjatuhannya korban coronavirus. Terawan dinilai terlalu menggampangkan persoalan virus corona. 

“Sejak awal Menkes menunjukkan sikap pongah, menganggap enteng, dan anti-sains, yang terus memandang rendah persoalan, namun berakibat pada hilangnya kewaspadaan,” tulis koalisi dalam keterangan tertulisnya, kemarin. 

Pernyataan Terawan yang dianggap blunder adalah terkait dengan pernyataan bahwa pasien corona yang sudah sembuh akan imun. Padahal, di saat yang sama, pengalaman negara lain menunjukkan sebaliknya. 

KMS juga menilai Terawan gagal dalam mengkoordinasi RS agar sigap melakukan pemeriksaan dan penanganan COVID-19. 

Baca Juga : Dubes India Kumar Rawat Temui Sekjen DPR Bahas HUT Gandhi

Termasuk memastikan ketersediaan dana, anggaran dan alat, dan juga menjaga mutu kualitas kerja tenaga kesehatan, tenaga administrasi, pusat data dan informasi di RS, terutama di waktu krisis sekarang. 

Kegagalan lainnya, kata KMS, masih dimonopolinya pemeriksaan sampel tes swab di Litbangkes Jakarta. Padahal, kebijakan monopoli itu memperlambat respons tanggap darurat wabah virus corona. 

“Bagaimana mungkin rumah sakit akan bekerja secara serius apabila Menkesnya sendiri beranggapan COVID-19 ini sama dengan flu biasa dan bisa sembuh dengan sendirinya?” tulis Koalisi. “Yang lebih parah lagi, Menkes justru menggelar acara publik dan bukannya turut menerapkan social distancing,” katanya. 

Dengan alasan itu, KMS mendesak Presiden Joko Widodo mengganti Menkes Terawan dengan figur yang lebih paham kesehatan publik, punya kepekaan krisis, yang akan memandu masyarakat melewati krisis kesehatan terburuk ini. 

Desakan agar Menteri Terawan dicopot semakin nyaring di dunia maya. Warganet ramai ramai memberikan dukungan agar Terawan dipecat dari kursi menteri kesehatan. Iwan Yuliyanto @iwan_ideas sangat mendukung Presiden Jokowi mememecat Terawan. 

Karerna kerap membuat blunder dan meremehkan masalah. “Setuju! Sering blunder, tidak peka & sensitif,” dukungnya. @eddyfernando_93 mengatakan, sejak awal virus corona mencuat, Menteri Terawan terkesan menyepelekan. 

Baca Juga : Ahok Kumat

Namun, faktanya, jumlah korban corona semakin banyak dan terus bertambah. “Sering bikin blunder, sama sekali ga bikin kita tenang. Setuju dicopot,” ujar dia, mendukung. 

Pandangan serupa ikut disuarakan Toni @tonirivia. Bagi dia, komunikasi Menteri Terawan sangat buruk. Dia tak mengerti psikologi masyarakat yang ketakutan karena corona. 

“Kalau dicopot! Setuju sekali. Gagal hadapi corona dan cara komunikasinya buruk,” timpalnya. Tak mau kalah, And @nalangsa_ membeberkan kegagalan Terawan. Kata dia, sejak awal Menkes menunjukkan sikap pongah, menganggap enteng, dan anti-sains, yang terus memandang rendah persoalan, namun berakibat pada hilangnya kewaspadaan. 

“Menkes Terawan dinilai gagal dalam menangani pandemi virus corona,” katanya. Wndha @windautamie meminta masyarakat menunjuk figur yang pas untuk menggantikan Terawan. 

Kata dia, di Iran saja wakil menteri kesehatan suspect corona. “Kira-kira ada menteri kesehatan yang berhasil.. Kasih solusi siapa yang bisa menggantikan dan siap menangani virus ini,” katanya. 

Pembelaan kepada Menkes Terawan juga dilontarkan Yoghi Andre @yoghi_am. Menurut dia, saat ini Terawan sedang bekerja dengan maksimal. Bahkan, kata dia, banyak juga pasien yang sembuh dari corona. “Gimana sih, selesai juga belum udah main nilai aja,” belanya. 

Baca Juga : Ali Jaber Sudah Dakwah Lagi

“Mau menterinya ganti sama siapapun, tapi kalau diri sendiri tidak bisa diam di rumah juga percuma,” ujar Immwhooimm @immwhooimm, membela Terawan. “Jangan saling menyalahkan. 

Rakyat juga masih banyak yang bandel. Diminta work from home malah jalan-jalan. Diminta yang sakit pake masker malah bersin batuk sembarangan. 

Diminta suruh bersih-bersih dari dulu, baru sekarang pas mewabah baru nyalahin sana sini. Hayo yang mana hayo,” sentil Lintangramadani @lintaaangPR. [REN]