Alkes Langka

Top, Pemkab Taput Produksi Masker Hingga Wastafel Mobile

Bupati Taput, Nikson Nababan (kanan) meninjau pembuatan alkes pencegahan corona di Balai Latihan Kerja (BLK) Silangkitang.
Klik untuk perbesar
Bupati Taput, Nikson Nababan (kanan) meninjau pembuatan alkes pencegahan corona di Balai Latihan Kerja (BLK) Silangkitang.

RMco.id  Rakyat Merdeka - Di tengah kelangkaan alat kesehatan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, yang dipimpin Nikson Nababan berhasil memproduksi alkes sendiri untuk pencegahan wabah corona, yang telah menewaskan 49 orang dari 579 kasus. 

Sebanyak 1000 masker diproduksi sendiri di Balai Latihan Kerja (BLK) Silangkitang. Pembuatan alat kesehatan sendiri dikarenakan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) di Taput, sudah langka di pasaran. 

“Pekerja di BLK Silangkitang, telah memproduksi sendiri alat kesehatan, mulai Hand Sanitizer dan masker. Alat kesehatan ini akan dibagikan langsung ke masyarakat Taput,” kata Bupati Taput, Nikson kepada Rakyat Merdeka, Senin (23/03). 

Berita Terkait : Hindari Corona, Nikson Ajak Rakyat Sumut Gunakan Transaksi Non Tunai

Selain memproduksi masker, lanjut Nikson, pekerja BLK juga membuat wastafel mobile untuk 100 titik dan 50 wastafel mobile.

“Pekerja BLK bersama Forum anak di bawah naungan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berhasil memproduksi sebanyak 1000 masker, Hand Sanitizer, membuat wastafel mobile untuk 100 titik. Sedangkan 50 wastafel mobile akan dipasang Minggu ini,” ujar mantan jurnalis ini.

Dikatakan Nikson, semua alat kesehatan yang diproduksi sendiri, baik masker, Hand Sanitizer, disinfektan maupun alkohol, nantinya akan dibagikan langsung kepada masyarakat Taput.

Berita Terkait : Jubir Pemerintah: Vaksin Corona Belum Ditemukan

”Kita akan terus membuat inovasi alat kesehatan untuk pencegahan penyebaran virus Corona di Taput,” tegasnya.

Bikin Dapur Umur 
 
Selain itu, Nikson juga akan membuka dapur umum untuk mencegah penyebaran virus corona. Masyarakat akan dibagikan minuman sehat berupa wedang jahe. 

"Dapur umum ini akan beroperasi, Selasa (23/03). Dapur ini untuk produksi minuman sehat alami berupa wedang jahe yang akan dibagikan ke seluruh masyarakat Taput," terang kader Banteng ini. [FIK]