Sebelumnya 
Ketua DPRD Papua, Yunus Yonda menyebut, yang memergoki aksi penyelidik KPK bernama Muhammad Gilang W itu adalah Sekda Papua Hery Dosinaen. Hery melihat penyelidik KPK mengambil gambar Lukas Enembe.

“Jadi kami mencurigai satu orang karena mengambil gambar saat kami sedang cerita di depan lobi hotel. Pak Sekda menghampiri yang bersangkutan, menanyakan maksud dan tujuannya, awalnya orang ini mengelak. Tapi ketika kami periksa isi tasnya, ternyata ada id card KPK,” ungkapnya, Minggu (3/2) siang.

Berita Terkait : Antisipasi Aksi Massa, Polda Metro Kerahkan 9.346 Personel Gabungan

Setelah itu, Sekda memeriksa Whatsapp lelaki itu. Isinya terkait kegiatan Lukas Enembe mengikuti rapat evaluasi bersama tim badan anggaran eksekutif, legislatif dan Kementerian Dalam Negeri itu.

Rapat bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap APBD Papua itu. “Percakapannya kesannya seperti ada transaksi dilakukan, misalnya Kabag Keuangan masih menggendong tas ransel, lalu pergerakan pak Gubernur.

Berita Terkait : Kapolda Metro Jaya Resmikan Apartemen Bebas Covid-19 di Tanjung Duren

Kemudian disebutkan nama ketua DPRD, Kadis orda, dan Kadis PU,” bebernya. Lelaki ini kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya. “Intinya untuk memastikan, dia ini petugas KPK atau bukan,” tutupnya. [OKT]