Heboh APD Impor Made In Indonesia, Ini Kata Jubir BNPB

APD Impor yang tertulis made in Indonesia. (Foto: net)
Klik untuk perbesar
APD Impor yang tertulis made in Indonesia. (Foto: net)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, angkat bicara soal Alat Pelindung Diri (APD) impor tertulis made in Indonesia. 

Melalui akun Twitternya, @aw3126 mengatakan, selama dua hari ini mendapat banyak pertanyaan media kenapa APD yang diimpor ada tulisan Made in Indonesia. Menurut dia, pabrik APD memang banyak berada di Indonesia. Bahkan tidak hanya APD, banyak produk terkenal seperti pakaian, sepatu, tas, dll yang pabriknya juga berada di Indonesia.

“Saya pernah beli sepatu merk Onitsuka Tiger di Tokyo ternyata Made in Indonesia juga, tapi sepatu ini tidak dijual di Indonesia. Mungkin di toko online ada yang jual, tapi bukan toko resmi,” cuitnya.

Berita Terkait : Cegah Virus Corona Di Sektor Transportasi, Indonesia Bisa Tiru Vietnam

Menurut Agus, pabrik di Indonesia banyak membuat produk terkenal luar negeri, tapi hanya sebagai penjahit saja. Sedangkan bahan baku hampir seluruhnya dari pemilik merk tersebut.

Menurut dia, orang Indonesia memang terkenal punya bakat rapi dan rajin untuk mengerjakan produk pakaian, sepatu, APD. Ditambah ongkos tenaga kerja murah.

“Demikian juga dengan APD, semua bahan bakunya dikirim dari negara asal seperti China, Korea, dll. Sedangkan Indonesia hanya diminta untuk menjahit dan merapikannya agar jadi APD yang siap pakai,” cuit Agus.

Berita Terkait : Menpora Ingin Putri Indonesia Jadi Teladan dan Cermin Karakter Bangsa

Setelah APD selesai, kata dia, maka harus dikirim balik ke pemiliknya untuk dipakai sendiri atau dijual kembali ke mana saja. Bisa juga dijual ke Indonesia lagi.

Beberapa waktu yang lalu Bea Cukai mendapati APD yang akan di-ekspor ke Korea, padahal itu APD memang punya Korea. Karena kita sedang butuh maka ditahan dulu agar bisa dipakai di Indonesia. Setelah negosiasi dengan Kedubes Korea maka disepakati 1/2 ekspor ke Korea dan 1/2 untuk kita. Itulah kenapa APD yang dipakai made in Indonesia.

“Bisa jadi APD bantuan China seperti itu juga, jadi jangan heran jika APD bantuan China atau beli di China tapi made in Indonesia,” tukasnya. [DIT]