Ibunda Wafat, Jokowi Tetap Mikirin Negara

Presiden Jokowi. (Foto: Twitter Jokowi)
Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi. (Foto: Twitter Jokowi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi dan keluarga sedang berduka. Sudjiatmi Notomihardjo, ibunda Presiden Jokowi, kemarin, tutup usia. Meski dalam keadaan berkabung, Jokowi tetap memikirkan negara. Jokowi meminta para menterinya tidak usah melayat ke Solo. Jokowi ingin para menteri tetap konsentrasi di Jakarta mengatasi wabah virus Corona.

Eyang Notomihardjo meninggal dunia di RS TNI AD Slamet Riyadi, Solo pukul 16.45 sore kemarin. Mendapat kabar duka ini, Jokowi langsung terbang ke Solo. Ba’da Mag hrib, Jokowi bersama putranya, Gibran Rakabuming Raka tiba di RS TNI AD Slamet Riyadi. Jokowi langsung menuju ruang IGD. Gibran turut menemani.

Tak berselang lama, mobil ambulans yang membawa jenazah almarhumah keluar dari rumah sakit menuju rumah duka di Jalan Pleret Raya nomor 9 A, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Berita Terkait : Jokowi: Ibu Sujiatmi Sakit Kanker, Sudah Berobat dan Ikhtiar, Tapi Allah Berkehendak Lain

Di rumah duka, sudah banyak pelayat. Antara lain Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Terlihat juga ada tiga menteri yang hadir ke rumah duka. Mereka adalah Mensesneg Pratikno, Menteri BuMN Erick Thohir, dan Seskab Pramono Anung. Ketiganya tiba dalam satu mobil. Di rumah duka, Jokowi, yang ditemani keluarga, memberikan pernyataan. Hadir tiga adik Jokowi di depan jenazah. Gibran juga ada. Sementara, ibu Iriana, Kaesang Pangarep, dan Kahiyang Ayu belum tampak.

Jokowi mengatakan, ibunya mengidap kanker selama empat tahun terakhir. Pengobatan terus dilakukan. namun, takdir berkehendak lain. Ibu sudah empat tahun mengidap sakit kanker, dan sudah berobat. Sudah berusaha, berikhtiar, utamanya ke RSPAD Gatot Subroto. Tetapi memang Allah sudah menghendaki,” ucap Jokowi, lirih.

Berita Terkait : Haedar Nashir: Bangsa Indonesia Kehilangan Sosok Ibunda Jokowi

Jokowi meminta masyarakat mendoakan kepergian ibundanya. “Atas nama keluarga besar, saya ingin memohon doa agar segala dosanya diampuni Allah dan husnul khatimah,” harapnya.

Untuk para menteri, Jokowi meminta tak usah melayat ibundanya di Solo. Para menteri harus tetap fokus menangani pandemi virus Corona. Arahan itu disampaikan melalui Mensesneg Pratikno lewat pesan singkat di WhatsApp. “Doa Bapak ibu untuk ibunda Presiden Jokowi yang wafat dari Jakarta saja. Mohon Bapak ibu fokus pada tugas masing-masing,” pesan Pratikno.

Pesan Pratikno itu pun dibenarkan Wamendes, Budi Arie Setiadi. Budi mengatakan, Jokowi memberi arahan agar seluruh anggota kabinet tetap fokus menjalankan tugas dan tak melayat ke Solo.

Berita Terkait : Pemakaman Ibunda Bersifat Internal, Jokowi Minta Menteri Fokus Kerja

“Betul. Arahan Presiden yang disampaikan lewat Pak Mensesneg dan Seskab agar seluruh anggota kabinet tetap menjalankan tugas dan fungsinya. Karena pemakaman ini bersifat internal,” ujar Budi.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Mndu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah, siang ini, pukul 13.00.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya ibunda Jokowi. Wapres Ma’ruf Amin mendoakan almarhumah husnul khatimah. Ma’ruf mengajak segenap elemen bangsa mendoakan Presiden Jokowi beserta keluarga diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan. [BCG/FAQ/SAR]