Demi Korban Wabah Corona

Pimpinan KPK Rela Gajinya Disunat?

Peneliti ICW Donal Fariz. Foto: Twitter @kaerumy
Klik untuk perbesar
Peneliti ICW Donal Fariz. Foto: Twitter @kaerumy

RMco.id  Rakyat Merdeka - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengusulkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid V untuk mendonasikan penghasilannya bagi korban terdampak wabah virus corona (Covid-19).

Upaya untuk menanggulangi wabah Covid-19 sudah mendapat perhatian dari para pengusaha Indonesia. Secara simultan, para pengusaha memberikan bantuan kepada pemerintah dalam bentuk penggalangan dana. 
Penggalangan ini dimotori oleh semua sektor industri yang berada di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Berita Terkait : Kecuali Bidang Penindakan, Pegawai KPK Bekerja Dari Rumah

"Jika sejumlah pihak lain berkomitmen memotong gajinya sebesar 30 persen atau 50 persen untuk berkontribusi, kami mengusulkan pimpinan KPK sebaiknya memberikan 100 persen gajinya," ujar Peneliti ICW Donal Fariz kepada wartawan, Kamis (26/3).

Sebab, menurut Donal, tiga bulan setelah dilantik, banyak publik yang mempertanyakan kinerja KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri itu. Operasi tangkap tangan (OTT) juga tidak ada lagi. Kepercayaan kepada KPK menurun drastis. 

Baca Juga : Ini Pesan Menteri Syahrul tentang Virus Corona

"Gertakan Firli terhadap pihak yang melakukan korupsi dana bencana terancam dihukum mati justru dicibir publik. Sehingga usul kami sebaiknya 100 persen gaji mereka dipotong saja agar tidak jadi penyakit," saran dia. [OKT]