Inapkan 138 Paramedis Di Hotel Bintang 4

Anies Manjakan Pahlawan Corona

Anies Baswedan
Klik untuk perbesar
Anies Baswedan

RMco.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyulap hotel bintang 4 menjadi tempat tinggal sementara para petugas medis yang menangani corona. 

Tak hanya tempat tidur, kebutuhan para pahlawan corona itu juga dijamin. Mulai dari makan hingga transportasi. Pengumuman itu disampaikan Anies melalui akun Instagram miliknya, @aniesbaswedan, kemarin. 

Anies juga mengunggah 9 foto. Di antaranya memperlihatkan kondisi kamar tipe standar dan deluxe dengan dua tempat tidur. 

Perlengkapan kamar standar seperti televisi, kamar mandi dan telepon. Foto yang diunggah Anies juga memperlihatkan dapur hotel dan juru masak yang sedang menyiapkan makanan ke dalam kotak makan. 

Di lobi hotel terlihat petugas medis sedang antre masuk ke bilik disinfektan. Ada juga yang turun dari bus

Trans jakarta. Anies mengatakan, tenaga medis yang mengurus pasien corona adalah pejuang terdepan. 

Berita Terkait : Ini Permintaan Maaf Sandi Sute Pada Persija

Tugas mereka berat dan paling berisiko tertular. Karena itu, mereka harus didukung. Sebagai bentuk dukungan itu, dia mengubah Hotel Grand Cempaka Business milik BUMD PT. Jakarta Tourisindo sebagai tempat tinggal mereka. 

Sebanyak 220 kamar dengan 414 tempat tidur sudah disiapkan. Gelombang pertama, sebanyak 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu mulai menempati hotel bintang empat ini. 

“Ratusan lainnya akan segera menyusul. Mereka turun berjuang melayani warga Jakarta dalam masa sulit, dan siap menghadapi tantangan berat dengan risiko sangat tinggi. Dukungan dari kita semua, semoga dapat meringankan beban para pejuang kemanusiaan ini,” tulis Anies. 

Eks Mendikbud ini menjelaskan, seluruh fasilitas pendukung disiapkan khusus untuk melindungi paramedis. Setiap kamar akan dibersihkan dengan disinfektan secara rutin.

Disediakan juga bilik disinfektan di pintu masuk dan makanan dalam kotak. Untuk transportasi, Pemprov menyiapkan 15 bus TransJakarta dan 50 bus sekolah khusus untuk antar jemput. 

Dalam waktu dekat, tiga hotel lain milik BUMD akan segera menyusul. Total ada 261 kamar tambahan dan 361 tempat tidur. Terakhir, Anies mengajak semua pihak ikut membantu. 

Baca Juga : Trump Segera Telepon Xi Jinping

Bagi yang ingin menyumbangkan makanan dan berbagai peralatan, atau kepada hotelhotel yang ingin membantu, Anies siap memfasilitasi. 

“Jangan biarkan tenaga medis bertarung sendirian di garda terdepan. Ini kerja bersama, kerja kolosal dan semua perlu terlibat. Mari kita dukung,” ajaknya. 

Dalam konferensi pers di Balaikota, Anies memperkirakan situasi darurat ini akan berlangsung panjang. Bukan satu dua hari. Karena itu, ia berharap, semua pihak ikut berkolaborasi dan terlibat membantu tenaga medis. 

Menurut Anies, tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan virus Corona. Hingga saat ini ada 50 tenaga medis yang sudah terpapar virus asal Wuhan, China itu. “Angka itu menggambarkan besarnya risiko,” sambungnya. 

Ke-50 tenaga medis yang terpapar itu tersebar di 24 rumah sakit di Jakarta. 

Selain itu, kata Anies, ada dua tenaga medis yang meninggal dunia akibat corona. Karena itu, Anies berharap dukungan kepada para tenaga medis. Khususnya dukungan alat kesehatan, seperti Alat Pelindung Diri (APD). 

Baca Juga : Jangan Bawa Corona Ke Kampung Halaman

Anggota DPR, Fadli Zon mengapresiasi kebijakan Anies memanjakan para petugas medis yang sedang berjuang melawan corona. 

“Terima kasih gub DKI @aniesbaswedan. Inilah yg diperlukan para pejuang kemanusiaan kita di garis depan. Smg para dokter, perawat n tenaga rumah sakit di Jakarta n seluruh Indonesia selalu sehat, kuat dan selamat,” tulis Fadli diakun Twitternya, @fadlizon. 

Akun @baebyjoochi berharap dengan adanya fasilitas dari Pemprov DKI ini, petugas medis bisa istirahat setelah berperang dengan corona. 

“Sedih banget kemarin baca orang sampai di usir dari kosannya karena jadi perawat yang ngurusin orang-orang kena corona, semoga mereka bisa istirahat dan makan dengan baik deh di hotel itu,” ujarnya. 

Hal serupa disampaikan intelektual muda NU, Ulil Abshar Abdalla, “Salut pada inisiatif Gubernur DKI ini: menghargai tenaga medis dengan memberi mereka tempat nyaman, sekaligus menangkal kemungkinan penularan,” cuit Ulil Abshar melalui akun Twitter @ulil. [BCG]