RMco.id  Rakyat Merdeka - Tidak semua orang bisa merasakan “kenyamanan” kerja di rumah alias work from home. Banyak juga yang masih berjibaku ngantor setiap hari, di tengah wabah Corona seperti sekarang ini. Terutama, mereka yang bekerja di sektor transportasi publik seperti kereta api (KA).

Contohnya, masinis, kondektur dan Polsuska alias Polisi Khusus Kereta Api.

Baca Juga : Hanya Orang Gila Yang Tak Percaya Corona Ada

Fajar Eko Ryanto jadi salah satunya. Dia adalah masinis di UPT Crew Jatinegara, Daop 1 Jakarta. Sehari-hari, Fajar berdinas mengoperasikan kereta di lintas Jakarta-Cirebon dan Jakarta-Bandung. Meski mengaku punya rasa khawatir tertular Corona, Fajar tetap bersemangat kerja. 

“Sebagai manusia biasa tentu ada perasaan was-was setiap akan pulang ke rumah. Saya takut bawa virus untuk keluarga yang di rumah, karena pekerjaan saya yang berpotensi bertemu orang banyak,” ujarnya.

Baca Juga : Natalia Barulich, Cuma Temenan Dengan Neymar

Namun, Fajar tetap bersemangat. Niat menjalankan pekerjaan sebagai ibadah, membuatnya tetap bersemangat tinggi dalam bertugas. Hal ini membuatnya bekerja dengan ikhlas, dan mampu mengesampingkan berbagai kekhawatiran. 

“Khawatir adalah hal yang normal. Apalagi, saat ini saya punya bayi berumur 7 bulan di rumah. Karena itu, setiap pulang dinas sampai di rumah, saya selalu langsung semprot-semprot pakaian  dulu di luar. Lalu langsung ke kamar mandi, lepas semua yang telah dipakai habis dinas. Langsung dicuci, mandi sebersih mungkin, baru saya bisa bertemu anak dan istri saya,” ungkapnya.
 Selanjutnya