Mayoritas Penumpang Dalam Rangka Perjalanan Dinas

Ketat, Pemeriksaan Dokumen di Bandara Soekarno Hatta

Mayoritas Penumpang Dalam Rangka Perjalanan Dinas Ketat, Pemeriksaan Dokumen di Bandara Soekarno Hatta
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura II (Persero) dan stakeholder di Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen memenuhi ketentuan di dalam Surat Edaran No. 04/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Ketentuan tersebut memberlakukan kriteria pengecualian, atau kriteria orang yang boleh melakukan perjalanan. Hanya mereka yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta di bidang pelayanan percepatan penanganan Covid-19, pertahanan, keamanan dan ketertiban umum, kesehatan, kebutuhan dasar, pendukung layanan dasar, dan fungsi ekonomi penting yang boleh bepergian.

Berita Terkait : Menteri Minta Dimaklumi

Perjalanan juga diperbolehkan bagi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat, atau anggota keluarga inti terkena musibah.

Selain itu, WNI yang kembali ke Tanah Air dengan penerbangan repatriasi untuk kemudian melanjutkan ke daerah asal (connecting flight) juga diperbolehkan.

Berita Terkait : Menteri Erick Puji Penerapan Pembatasan Perjalanan Orang Di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang

Perjalanan juga boleh dilakukan oleh VIP/VVIP dan perwakilan negara asing. Setiap orang yang masuk kriteria tersebut harus melampirkan dokumen-dokumen sebagaimana tercantum di dalam SE 04/2020.

Dalam penerapan di lapangan, misalnya di Bandara Soekarno-Hatta, pemeriksaan dokumen calon penumpang pesawat dilakukan di bandara oleh stakeholder antara lain Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), maskapai, dan institusi lainnya.

Berita Terkait : Disidak Menko PMK, Pagi Ini Bandara Soetta Aman Terkendali

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi mengatakan, sebagian besar penumpang yang berangkat adalah mereka memenuhi kriteria melakukan perjalanan dinas.
 Selanjutnya