Tunda Mudik, Wakil KPK Lili Siregar Rindu Makanan Khas Sumut

Wakil Ketua KPK Lili  Pintauli Siregar bersama keluarga tidak mudik saat pandemi.
Klik untuk perbesar
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar bersama keluarga tidak mudik saat pandemi.

RMco.id  Rakyat Merdeka - Idul Fitri tahun ini sungguh berbeda bagi Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar. 

Biasanya, pada hari lebaran, Lili selalu menjalankan tradisi mudik ke kampung halamannya di Sumatera Utara. Kali ini, tidak. Pandemi membuatnya terpaksa menunda mudik. 

"Jadi lebaran di Jakarta berlima saja. saya dengan suami dan tiga orang anak. Selama 11 tahun di Jakarta, tahun ini baru lebaran di Jakarta.  Jadi memang kaget.. haha… karena harus sesuaikan dengan suasana Jakarta," ujar Lili saat berbincang dengan RMco.id, Jumat (22/5). 

Eks Wakil Ketua LPSK ini menyatakan, sebenarnya dia sangat rindu dengan orangtua dan keluarga besarnya di kampung halaman. Rindunya, terpasung oleh corona. 

Berita Terkait : Bamsoet: Tunda Mudik Jika Sayang Keluarga dan Orang Tua

"Biasanya kami muter di Sumut. Banyak tempat yang saya kunjungi," bebernya. 

Lili mengungkapkan, dari lahir sampai Taman Kanak-Kanak (TK) dirinya di Tanjung Pandang, Belitung. Masuk SD, dia pindah ke Pangururan Pulau Samosir. Lepas kelas 1 SD, Lili pindah ke SD 4 Rantauperapat. Lalu SMP, SMEA, dan kuliah, diselesaikannya di Medan. 

"Karena orangtua suku Batak Selatan sering ajak pulang kampung mereka di Siantar Sidempuan dan Sipirok. Jadi sebenarnya saya tidak cuma satu kampung halaman, tapi banyak, hehe," kisah Lili. 

Lili mengingatkan, meski rindu tebal pada keluarga di kampung halaman, dia memutuskan menaati kebijakan pemerintah yang melarang tradisi tahunan itu. 

Baca Juga : PKS: Pikirin Dulu Corona, Bukan RUU Omnibus Law

Hal itu dilakukannya karena sayang keluarga. Tidak mudik, bisa memutus rantai penyebaran virus. 

"Sayangi orang tua, keluarga, yang tercinta, dengan menghindari mudik dan berkumpul," wanti-wanti dia. 

"Saya, suami, dan anak-anak menerima untuk tidak mudik. Puasa dan Lebaran tahun ini semua dilakukan berlima," imbuh Lili.
 
Selama bulan Ramadhan, Lili bercerita, dirinya melakukan banyak hal di rumah. Dari mulai masak, sampai sholat Tarawih berjamaah. "Nanti juga sholat Ied di rumah saja," tutur dia. 

Mengobati kerinduan pada kampung halaman, Lili akan tetap menghadirkan menu khas Sumatera Utara di hari Lebaran nanti. Apa saja menunya? 

Baca Juga : Timnas U-19 Ikuti Pemusatan Latihan Virtual

"Lontong Medan khas sambel teri kacang dengan sayur dan tauco kulit tahu, juga rendang," ungkap Lili. 

Lili dan keluarga, berencana melakukan "mudik yang tertunda" itu setelah bulan Juni.Dia berharap, angka positif corona di Tanah Air sudah turun. "Niat mudik setelah Juni, semoga turun angkanya (corona)," harap Lili menutup percakapan. [OKT]