PP Muhammadiyah Imbau Warga Shalat Id di Rumah Saja

Ketum PP Muhamaddiyah Haedar Nashir. (Foto: Haedar Nashir)
Klik untuk perbesar
Ketum PP Muhamaddiyah Haedar Nashir. (Foto: Haedar Nashir)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Berdasarkan hasil hisab yang dilakukan Majelis Tarjih dan Tajdid, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H jatuh pada hari Minggu (24/5). PP Muhammadiyah juga menganjurkan masyarakat tidak salat berjemaah di lapangan terbuka.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, setelah mengkaji kondisi Indonesia pihaknya menilai saat ini belum menunjukkan penurunan penularan wabah Covid-19. Sehingga situasi saat ini dipandang masih tidak aman untuk berkumpul orang banyak.

Berita Terkait : PBNU: Shalat Idul Fitri di Rumah Saja Demi Hindari Bahaya

"Maka salat Id di lapangan sebaiknya ditiadakan atau tidak dilaksanakan," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (22/5).

Bukan tanpa alasan, hal tersebut semata-mata untuk memutus rantai mudarat persebaran virus Corona dan dalam rangka sadduẓ-ẓarīʻah (tindakan preventif) guna menghindarkan umat Islam jatuh ke dalam kebinasaan seperti diperingatkan dalam Al-Quran (QS Al-Baqarah/2: 195).

Berita Terkait : Menag: Shalat Id di Rumah Saja Bareng Keluarga Inti

Selain itu demi menghindari mudarat seperti ditegaskan dalam sabda Nabi saw, dari Ibn 'Abbās bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya: Tidak ada kemudaratan kepada diri sendiri dan tidak ada kemudaratan kepada orang lain [HR Mālik dan Aḥmad].

"Karena tidak dapat dilaksanakan secara normal di lapangan sebagaimana mestinya, lantaran kondisi lingkungan belum dinyatakan oleh pihak berwenang bersih (clear) dari Covid-19 dan aman untuk berkumpul banyak orang, maka salat Id bagi yang menghendaki dapat dilakukan di rumah masing-masing," pungkas Haedar. [SRI]