Ramadhan & Idul Fitri Momentum Jaga Persaudaraan Antar Umat Beragama

Staf Khusus Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo
Klik untuk perbesar
Staf Khusus Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo

RMco.id  Rakyat Merdeka - Staf Khusus Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo menginginkan Ramadhan dan hari kemenangan, Idul Fitri tahun ini menjadi kesempatan bagi umat Kristiani dan Katolik untuk memperkuat persaudaraan dengan umat Muslim.

Solidaritas dan persaudaraan yang terus dijaga serta ditumbuhkan bermuara pada rasa saling memiliki dan menjaga satu sama lain. Apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. Sebagai kesadaran pribadi, seorang umat beragama akan berupaya menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, baik saat beribadah maupun saat berinteraksi dengan orang lain. 


Rasa saling melindungi ini yang bisa membuat seorang individu tidak akan melakukan hal-hal yang berpotensi menyakiti sesama.

Berita Terkait : Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal Digelar Sore ini

"Dengan demikian, umat beragama di Indonesia digalakkan hidup berdamai dengan Covid-19, dengan menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Hal itu salah satu upaya untuk melindungi kita semua dari bahaya Covid-19," kata Romo Benny dalam keterangannya, Sabtu (23/5).

Sejalan dengan itu, Romo Benny menyampaikan pesan Dewan Kepausan di Vatikan. Dewan Kepausan menyampaikan doa terbaik dan ucapan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah bagi semua saudara muslim.

Kata Romo Benny, Pesan Vatikan untuk umat Islam disampaikan Ketua Dewan Kepausan Untuk Dialog Antar Agama Miguel Ángel Kardinal Ayuso Guixot. Kardinal Ayuso mengajak umat Kristiani dan umat Islam untuk bersama-sama melindungi rumah ibadah. 

Berita Terkait : Jelang Idul Fitri, Mesir Perketat Aturan Lockdown

"Pemikiran-pemikiran yang ingin kami bagikan tahun ini mengikuti tradisi yang kita hargai yakni tentang perlindungan tempat-tempat ibadah," tulis Kardinal Ayuso.

Tempa ibadah menempati bagian penting dalam Kristianitas dan Islam, dan juga bagi agama-agama lain. Bagi umat Katolik dan umat Muslim, masjid dan gereja adalah ruang yang disediakan untuk berdoa. Tempat ibadah tersebut dibangun dan diperlengkapi sebagai sebuah sarana untuk mendukung keheningan, refleksi dan meditasi.


Tempat-tempat ibadah juga merupakan ruang untuk keramahtamahan spiritual. Namun sayangnya, tempat ibadah juga menjadi sasaran kekerasan tidak masuk akal.

Baca Juga : Bima Sakti Terinspirasi Pemusatan Latihan Secara Virtual Ala Shin Tae-yong

"Kami berharap, rasa saling menghargai, saling menghormati, dan kerja sama akan semakin memperkuat ikatan persahabatan dan persaudaraan yang tulus, untuk menjaga tempat-tempat ibadah demi memastikan adanya kebebasan bagi generasi mendatang untuk bebas menganut agama yang diyakini," ungkap Kardinal Ayuso. [FAQ]