Peduli Nelayan, Kadin Gandeng JNM Salurkan Kado Lebaran

Para nelayan menerima kado Lebaran dari Kadin
Klik untuk perbesar
Para nelayan menerima kado Lebaran dari Kadin

RMco.id  Rakyat Merdeka - Nelayan adalah salah satu sektor yang rentan terdampak persebaran pandemi Covid-19. Persebaran virus secara global ini mengakibatkan harga perikanan turun di titik terendah, hasil tangkapan ikan tidak bisa diserap pasar secara normal. Pada akhirnya nelayan merugi dan bahkan kehilangan pendapatan.

Belum pulihnya kondisi pasar perikanan dalam dua bulan terakhir mengakibatkan banyak nelayan, khususnya nelayan kecil yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarganya.

Menyambut Lebaran tahun ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melalui Yayasan Kemanusiaan Kadin Indonesia bekerjasama dengan Jaringan Nelayan Matahari (JNM) menyalurkan paket bantuan sembako bagi keluarga nelayan kecil yang terdampak Covid-19, Jumat (22/5).

Berita Terkait : Kadin dan KKP Serahkan 2.000 Paket Sembako untuk Nelayan Muara Baru

“Kami menyalurkan bantuan paket sembako bagi keluarga nelayan di Kabupaten Pamekasan dan Lamongan, Jawa Timur. Meskipun belum bisa menyalurkan untuk seluruh nelayan, kami upayakan untuk mendistribusikan bantuan bagi nelayan kecil yang paling rentan dan belum tersentuh oleh bantuan dari manapun,” ujar Ketua Yayasan Kemanusiaan Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita, khususnya para nelayan  di Lamongan dan Pamekasan, dan semoga mereka diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi situasi ini, ujarnya.

Rosan menambahkan, program bantuan paket sembako dengan tajuk #KadoLebaran ini didukung oleh Lazismu, lembaga zakat Muhammadiyah dan Yayasan Dompet Dhuafa yang menyalurkan donasinya melalui program bersama ini.

Berita Terkait : Womenpreneur Ini Gandeng Perajin Anyaman Bikin Tas Hantaran Lebaran

“Program bantuan ini merupakan bagian dari program #AyoSalingPeduli di mana kami menambahkan jumlah donasi dari Lazismu dan Dompet Dhuafa dengan nilai yang sama. Ada 560 paket sembako yang kami salurkan,” tegasnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Sutia Budi, Ketua Jaringan Nelayan Matahari (JNM) menerangkan bahwa bantuan paket sembako ini merupakan bagian dari realisasi program Rumah Ketahanan Pangan Nelayan (RKPN) yang dibentuk untuk membangun ketahanan pangan nelayan selama pandemi dan masa-masa paceklik.

“Rumah Ketahanan Pangan Nelayan (RKPN) selain menyalurkan bantuan pangan dari berbagai pihak juga akan menyediakan paket sembako murah bagi keluarga nelayan dan pelaku perikanan yang terdampak persebaran Covid-19”, ujar Sutia Budi.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Kemenag Gelar Takbir Virtual Sambut Lebaran

Sutia Budi menjelaskan, paket bantuan sembako #KadoLebaran kerjasama antara JNM, Yayasan Kemanusiaan Kadin Indonesia, Lazismu dan Dompet Dhuafa ini dibagikan untuk masyarakat perikanan di sentra nelayan kecamatan Tlanakan, Pamekasan dan untuk tiga desa di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Mengingat kondisi pandemi Covid-19 ini belum jelas kapan berakhirnya, Sutia Budi mengharapkan sinergi program akan terus berlanjut khususnya untuk mendorong ketahanan dan kemandirian nelayan dan pelaku perikanan. [DIR]