Kondisi Kesehatannya Diperhatikan

Bahar Bin Smith Bantah Diperlakukan Buruk Di Penjara

Bahar Bin Smith mengaku diperlakukan dengan baik di dalam LP Batu, Nusakambangan, Jawa Tengah. (Ist)
Klik untuk perbesar
Bahar Bin Smith mengaku diperlakukan dengan baik di dalam LP Batu, Nusakambangan, Jawa Tengah. (Ist)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kabar baru datang dari Bahar bin Smith yang saat ini ditahan di Lapas Batu Nusakambangan, Jawa Tengah.

Melalui sebuah video yang beredar, Bahar memberikan pesan kepada keluarga, termasuk kepada jamaahnya terkait dengan kondisinya pasca kembali ditangkap pada Selasa (19/5). 

Mengenakan kaos dan penutup kepala warna merah, Bahar menegaskan bahwa kondisinya saat ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.

“Bahwasanya mulai dari pertama kali di pondok pesantren diambil oleh pihak Lapas, kemudian dibawa ke Lapas Gunung Sindur, dari Gunung Sindur dibawa ke sini ke Lapas Batu Nusakambangan, mulai dari saat itu sampai sekarang saya berada dalam keadaan sehat walafiat alhamdulillah,” ucap Bahar dalam video yang diterima redaksi Minggu (24/5).

Berita Terkait : Demi Keamanan, Bahar Smith Dipindahkan Ke Nusakambangan

Bahar juga memastikan dirinya diperlakukan dengan baik oleh pihak Lapas sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ada.

"Saya diperlakukan dengan bagus, sesuai dengan SOP. Seluruh para petugas yang terkait dengan masalah Lapas baik di Gunung Sindur ke sini semuanya melayani saya dengan sesuai standar,” jelas Bahar.

Hal itu ia sampaikan untuk mengklarifikasi adanya kabar di media sosial bahwa dirinya diperlakukan tidak baik dengan cara dipukul saat berada di Lapas Nusakambangan.

“Tidak ada seperti kabar di luar sana bahwasanya saya dipukuli, saya bonyok-bonyok, saya diginiin, tidak ada itu. Semuanya bicara baik, bicara bagus, bicara lembut dan saya sebagai warga binaan yang baik ketika petugas baik kepada saya, maka saya berlaku lebih baik lagi, lebih nurut. Ketika saya diperlakukan dengan lembut, maka saya akan lembut lagi,” urainya.

Baca Juga : Tangan Besi Bukan Penentu Efektivitas Keberhasilan Lockdown Di Negeri Panda

“Tapi kalau saya diperlakukan dengan buruk dari awal, maka saya bakal lebih jahat dan lebih buruk lagi terhadap, tapi tidak, saya diperlakukan dengan baik maka saya lebih baik lagi,” tandasnya.

Bahar juga menginformasikan bahwa rambutnya sudah dipotong. Pemotongan rambut ini kata dia, tak ada unsur paksaan.

Ia mengaku sebagai warga binaan, nurut dengan SOP lapas, dimana semua warga binaan yang masuk LP Batu, Nusakambangan rambutnya wajib dipangkas.

Begitupun soal riwayat sakit lambung yang dideritanya. Kata dia, petugas lapas senantiasa memperhatikan kondisi kesehatannya.

Baca Juga : Minimal Online Sehari 3 Kali

Asupan makananan yang diberikan petugas juga baik dan selalu diberikan obat disamping makanannya. "Saya juga selalu ditensi," kata Bahar.

Pada kesempatan itu, Bahar juga berharap orang tua, istri dan anak didiknya/jamaahnya tak lagi mencemaskan keadaannya di penjara. "Semua yang berjalan di LP Batu Nusakambangan, sudah sesuai dengan SOP," katanya.  [FAZ]