Polda Jabar Siapkan 8 Pos Pemeriksaan

Tanpa SIKM, Pemudik Tak Bisa Masuk Jakarta

Ilustrasi Pos Pemeriksaan. (Ist)
Klik untuk perbesar
Ilustrasi Pos Pemeriksaan. (Ist)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Personel Polda Jawa Barat (Jabar) melakukan penyekatan guna menghalau pemudik kembali ke Jakarta usai merayakan Idul Fitri 1441 H.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudy Sufahriadi melalui Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. S. Erlangga, mengatakan untuk teknis penyekatan tetap sama pada saat penyekatan arus pulang kampung maupun mudik dengan melakukan pemeriksaan kendaraan yang balik ke Jakarta, atau melintasi Jakarta seperti Banten sampai Sumatera.

Baca Juga : OTT Rektor UNJ, Polisi Kenakan Pasal Pungli

"Terdapat enam polres dengan delapan pos penyekatan dan pemeriksaan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah, DKI Jakarta dan Banten," tegas Kabid Humas Polda Jabar saat memberikan penjelasan di Mapolda Jabar, Senin(25/05/).

Selain itu, kata dia, terdapat 212 pos pemeriksaan di setiap kota untuk meminimalisir arus balik mudik, baik yang mengarah ke Jawa Barat, DKI Jakarta, maupun Banten.

Baca Juga : Soal New Normal Ala Menkes, Anggota Fraksi PAN: Jangan Terlalu Gembira

Dijelaskan, nantinya, para petugas di pos pemeriksaan akan memeriksa kelengkapan dan persyaratan pengendara yang harus sesuai dengan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), termasuk apabila ada Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang dikeluarkan dari Provinsi DKI Jakarta.

"Kalau nanti tidak memiliki akan kita putar balikkan kembali menuju tempat asalnya," katanya.

Baca Juga : Update Corona 25 Mei: Terus Meningkat, Pasien Positif Sudah 22.750 Jiwa

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang akan menempuh arus balik mudik agar memiliki persyaratan tertentu sesuai kebijakan pemerintah, salah satunya seperti persyaratan SIKM.

"Untuk itu diimbau agar masyarakat yang akan kembali ke Jakarta mengurus SIKM nya terlebih dahulu agar perjalanannya lancar dan nyaman," katanya. [FAZ]