RMco.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera menyidangkan dua tersangka kasus suap dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Keduanya adalah Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy dan Bendahara KONI Johnny E Awuy.

Baca Juga : Gercep, WIKA Bantu Korban Gempa Sulbar dan Banjir Kalsel

“Hari ini dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan 2 tersangka TPK Suap terkait dengan penyaluran bantuan dari pemerintah melalui Kemenpora ke KONI Tahun Anggaran 2018, yakni EFH dan JEA,” ujar Jubir KPK Febri Diansyah, Jumat (15/2).

Persidangan rencananya akan dilakukan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Baca Juga : Komite Mahasiswa Indonesia Yakin, Listyo Jadi Calon Kapolri Karena Kualitas

Febri membeberkan, sejak ditetapkan sebagai tersangka hingga hari ini, sekurangnya 23 orang saksi telah diperiksa untuk tersangka Ending dan Johnny. Di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Inspektorat Jenderal Kemenpora Pangestu Adi W, Asisten Deputi Kemenpora, Ketua dan Sekretaris Tim Verifikasi Kemenpora Muhammad Yunus dan Cucu Sundara, Kepala Bagian Biro Hukum Kemenpora Yusuf Suparman, Ketua KONI Tono Suratman, staf KONI, Staf Kemenpora, PNS, serta karyawan swasta.
 Selanjutnya