RMco.id  Rakyat Merdeka - Nyaris sembilan bulan lepas dari jabatan menteri, Ignasius Jonan makin punya waktu membantu masyarakat. Sebisanya, semampunya. Salah satunya, melanjutkan program berbagi nasi kotak kepada masyarakat di jalan.

Jonan yang sebelumnya juga sudah aktif dalam kegiatan berbagi ini, mengaku prihatin melihat pelemahan ekonomi rakyat akibat pandemi Covid-19.

Mantan Menteri Perhubungan dan Menteri ESDM Ignasius Jonan, rutin berbagi dengan masyarakat di sekitar kediamannya, kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan (Foto: Instagram)

Baca Juga : Dubes India Kumar Rawat Temui Sekjen DPR Bahas HUT Gandhi

Sebelum pandemi, mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini mengaku butuh waktu dua jam untuk membagikan nasi kotak sebanyak 100 porsi di sekitar rumahnya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tapi sekarang, hanya dalam tempo 10 menit, 100 kotak nasi ludes dibagi-bagi ke tukang ojek online, sopir bajaj, tukang sampah, dan masyarakat yang membutuhkan. 

Baca Juga : Ahok Kumat

“Pekerja lepas seperti mereka, tantangannya besar sekali. Dulu, sebelum Covid, bagi makanan 100 porsi itu butuh keliling dua jam, baru habis. Sekarang, 100 porsi di jalan, 10 menit sudah habis,” ungkap Jonan dalam acara Ngopi Pagi bersama Rakyat Merdeka bertema "Apa Kabar Pak Jonan?", yang disiarkan secara streaming di kanal media sosial.

"Saya khawatir, tantangan sosial yang lebih besar, datang dalam waktu yang tidak lama lagi. Ini menjadi refleksi bagi kita semua, agar saling membantu," pungkasnya. [BSH]