RMco.id  Rakyat Merdeka - Kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta kembali memecahkan rekor tertinggi. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta yang dilaporkan pada Minggu (12/7) pukul 10.00 WIB, penambahan kasus positif Covid-19 mencapai 404 orang.

"Angka ini terlampau tinggi. Meski peningkatan terjadi karena tracing dilakukan secara aktif," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam video conference yang disiarkan secara langsung via YouTube Pemprov DKI Jakarta, Minggu (12/7).

Berita Terkait : Camat Kelapa Gading Wafat, Anies Ucapkan Belasungkawa

Sebagai catatan, pertumbuhan kasus hari ini memang lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, 359 kasus. Naik 45 angka. 

Alhasil, pertumbuhan kasus hari ini jauh di atas rata-rata dalam tujuh hari terakhir. Jakarta ada di kisaran 250 kasus baru per hari. Sementara akumulasi total pasien positif di Ibu Kota, kini menjadi 14.361 orang. Sedangkan untuk pasien sembuh, DKI Jakarta membukukan angka 160. Sehingga, akumulasi pasien sembuh tembus 9.200. Rasionya, mencapai 64,1 persen.

Berita Terkait : 22 Pegawainya Positif Covid, Hari Ini Kantor Dinkes DKI Kelar Disemprot Disinfektan

Korban meninggal dunia di DKI pada hari ini, bertambah 12 orang, sehingga totalnya menjadi 702 orang. Ada 554 pasien dirawat, dan 3.905 pasien melakukan isolasi mandiri.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) di DKI Jakarta tercatat berjumlah 107.244. Yang sudah selesai dipantau, berjumlah 106.741. Sebanyak 355 orang masih dalam proses pemantauan, dan 148 orang dinyatakan meninggal.

Berita Terkait : Anies Tidak Cuma Bicara Manis Saja

Sementara Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di DKI Jakarta per hari ini tercatat berjumlah 18.983 dengan rincian 734 orang dirawat, 16.221 sudah sehat dan pulang, serta 2.028 meninggal dunia. [FAQ]