RMco.id  Rakyat Merdeka - Perkembangan kasus Covid-19 di Tanah Air makin mengerikan. Jumlah kasus positif dan meninggal terus melonjak. Tercatat, 4 ribu lebih orang yang meninggal karena Corona, termasuk dari tenaga medis. Lihatlah twitter Ikatan Dokter Indonesia (IDI), di situ berjejer ucapan duka cita.

Merujuk data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sehari kemarin ada tambahan 1.639 kasus positif. Sehingga total kasus positif men capai 86.521 orang. Sementara kasus meninggal mencapai 127 kematian sehingga totalnya 4.143 orang. Ini merupakan rekor kematian tertinggi akibat Covid-19 dalam satu hari di Indonesia.

Berita Terkait : Dolar Nanjak, Rupiah Nggak Kebanting

Jika merujuk worldometers, angka konfirmasi positif corona di Indonesia sudah melampaui China, negara yang pertama kali menjadi pusat wabah virus corona. Diketahui, angka positif Covid-19 di China saat ini hanya 83.644. Dari 127 orang yang tewas, dua di antaranya adalah dokter.

Mereka ada lah dr M Ali Arifin asal Sidoarjo, Jawa Timur dan M Fahmi Arfai asal Semarang Jawa Tengah. Kabar meninggalnya disampaikan Ketum IDI dr Daeng M Faqih di akun Twitter IDI, @PBIDI. Ketua IDI Jatim dr Sutrisno membenarkan kabar tersebut.

Berita Terkait : Salip Brazil, India Juara Dua Corona

Dia mengatakan dr Ali adalah dokter sebuah klinik yang meninggal setelah terpapar Covid-19. Sutrisno menjelaskan, dr Ali meninggal tanpa penyakit penyerta. Sutrisno mengingatkan masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan pencegah Covid19. Apalagi, semakin banyak dokter yang bertumbangan. “Jangan sampai dokter menjadi korban, karena sebagai garda terdepan,” kata Sutrisno, kemarin.
 Selanjutnya