RMco.id  Rakyat Merdeka - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kembali menggelar sidang perkara dugaan suap kepada mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan dan kader PDIP Agustiani Tio Fridelina.

Pada sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan pemeriksaan terhadap keduanya sebagai terdakwa. Terkait praktik suap Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR Fraksi PDIP Dapil Sumsel 1 periode 2019-2024.

Berita Terkait : Dua Penyuap Bupati Kutim Segera Disidang

"Hari ini, sidang KPU agenda pemeriksaan terdakwa," sebut Jaksa Moch Takdir Suhan saat dikonfirmasi, Senin (20/7).

Wahyu dan Agustiani telah menjalani sidang dakwaan pada 28 Mei 2020. Keduanya didakwa telah menerima hadiah atau janji berupa uang, dari kader PDIP Harun Masiku melalui Saeful Bahri dan Agustiani.

Berita Terkait : KPK Limpahkan Berkas Perkara Bos Humpuss ke Pengadilan Tipikor

Uang tersebut diberikan secara bertahap. Pertama, 19 ribu dolar Singapura. Berikutnya, 38.350 dolar Singapura. Jika dirupiahkan, total suap yang diterima setara Rp 600 juta.

Uang tersebut diberikan agar Wahyu dan Tio menyetujui permohonan Pergantian Antar Waktu (PAW) PDIP dari Riezky Aprilia sebagai Anggota DPR RI Dapil Sumsel I,  kepada Harun Masiku.

Berita Terkait : KPK Ajukan Banding Atas Vonis Wahyu Setiawan

Atas perbuatannya, Wahyu dan Tio disangka melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP Juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP. [BYU]