RMco.id  Rakyat Merdeka - Kosgoro 1957 menyelenggarakan aksi sosial donor darah untuk mengatasi kekurangan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta.

“Kegiatan yang kami lakukan ini untuk membantu PMI DKI Jakarta dalam memenuhi kebutuhan stok darah, karena saat ini mereka (PMI-red) kesulitan mendapatkan pendonor karena terdampak situasi Covid-19,” kata Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Kosgoro 1957, HR Agung Laksono usai mendonorkan darahnya di Jakarta, Senin (20/7).

Kegiatan aksi donor darah ini diikuti kader-kader Kosgoro 1957. Para peserta donor darah diberikan edukasi terkait protokol kesehatan pencegahan Covid-19 termasuk penggunaan masker, hand sanitizer dan leafleat protokol kesehatan kehidupan normal baru.

“Kami akan terus melakukan edukasi dan mewarning masyarakat sampai tersedia dan terdistribusinya vaksin Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga : Nabrak Polwan Hingga Tewas, Wakil Bupati Positif Nenggak Miras

Seperti diketahui, meluasnya penyebaran virus Corona (Covid-19) berpengaruh terhadap stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) sejumlah daerah, termasuk DKI Jakarta.

Penurunan stok darah ini kian terasa pasca-imbauan pembatasan jarak sosial (social distancing) yang dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu. Padahal PMI DKI Jakarta harusnya setiap hari mendapatkan 1.000 kantong darah, tapi pada masa Covid-19 hanya dapat 500 kantong per hari.

Agung Laksono yang juga Anggota Wantimpres ini mendapat informasi bahwa, pasokan darah di PMI DKI Jakarta berkurang imbas pandemi Covid-19, sementara kebutuhan darah terus berjalan dan cenderung meningkat.

“Stok darah dibutuhkan masyarakat bagi mereka yang terkena kecelakaan atau ibu hamil yang mengalami pendarahan pada saat melahirkan,” ujarnya.

Baca Juga : Korban Dimutilasi Jadi 11 Bagian, Dua Sejoli Terancam Hukuman Mati

Maka dari itu, lanjut Agung Laksono, perlu peningkatan jumlah pendonor, disinilah Kosgoro 1957 terpanggil membuat kegiatan donor darah secara berkelanjutan.

“Ini bentuk kepedulian Kosgoro 1957 agar ketersediaan stok darah bisa kembali normal. Tidak hari ini saja, kami juga akan menyelenggarakan program donor darah di seluruh DKI Jakarta, sekaligus menstimulus masyarakat lain untuk melakukan hal yang sama,” harapnya.

Ia juga mengungkapkan sulitnya mencari pendonor yang layak untuk mendororkan darahnya, karena ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

“Tidak mudah mencari pendonor yang bagus, mereka harus cukup istirahatnya dan fit. Tidak jaminan juga kalau dia muda, tapi kalau Hb-nya tinggi atau rendah tetap tidak bisa,” katanya.

Baca Juga : Yamaha Janjiin Rossi Naik Podium di GP Emilia Romagna

Mantan Ketua DPR ini menegaskan, aksi donor darah merupakan kelanjutan kegiatan Kosgoro 1957 yang sebelumnya sudah dilakukan seperti kegiatan membagi Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis,masker, sembako dan membuat dapur umum saat bulan Ramadhan yang lalu.

“Berikutnya akan diselenggarakan di kantor Kosgoro 1957 dan kampus IBIK untuk membantu memenuhi kebutuhan dan stok darah,” pungkasnya. [EDY]