RMco.id  Rakyat Merdeka - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sedang giat-giatnya melaksanakan program PKK Gebrak Masker atau Gerakan Bersama Pakai Masker.

Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Jokowi, agar seluruh kader PKK ikut terlibat dalam menyadarkan warga akan pentingnya pakai masker dan taat terhadap protokol kesehatan.

Untuk itu, Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian yang merupakan istri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, sibuk secara maraton mendatangi daerah yang melaunching gerakan pembagian masker.

Seperti hari Jumat (14/8/2020), Tri Tito Karnavian hadir di acara Gebrak Masker PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar di lobi Kantor Gubernur Sulut.

Acara Gebrak Masker di Sulut itu sendiri dihadiri langsung Gubernur Sulut, Olly Dondokambey yang hadir bersama istri. Hadir juga para pengurus TP PKK Sulut dan para Ketua TP PKK Kabupaten dan Kota se-Sulut.

Berita Terkait : Tekan Penularan Corona, IAF Dan GPM Sosialisasi Penggunaan Masker

Dalam kata sambutannya, Tri Tito Karnavian mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Sulut dan jajarannya yang telah membantu sehingga kegiatan Gebrak Masker di Sulut bisa terlaksana.

Kata dia, kegiatan Gebrak Masker itu sendiri merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Jokowi yang meminta kader PKK terlibat dalam sosialisasi penyadaran pemakaian masker kepada masyarakat.

"Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Sulut beserta jajarannya, juga kepada TP PKK Sulut karena telah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya acara ini. Oleh Bapak Presiden RI, kita ditugaskan untuk membagikan masker ke masyarakat di sekeliling kita. Gerakan ini kita sebut PKK Gebrak Masker yaitu singkatan dari Gerakan Bersama Pakai Masker. Kita harus berbangga sekali para kader PKK dipercaya oleh Bapak Presiden RI untuk terjun langsung, terlibat langsung dalam pembagian masker di masyarakat,"katanya.

Perintah Presiden Jokowi, kata Tri Tito Karnavian, menunjukan jika pemerintah mempercayai para kader PKK untuk terlibat langsung dalam penanganan dan pencegahan Covid-19.

Bagaimana pun, masyarakat mesti disadarkan akan pentingnya memakai masker serta disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, virus Covid-19 bisa menular ke siapa saja. Dari pejabat, sampai kalangan masyarakat biasa.

Berita Terkait : Mendagri Minta Tak Ada Konvoi Dan Arak-arakan

"Penyakit ini tidak pilih-pilih siapa yang akan tertular. Penyakit virus ini tidak mengenal pangkat, umur, jabatan, jenis kelamin, usia, dia tidak mengenal, yang dia kenal adalah orang-orang yang tidak pakai masker, dia sangat mengenal sekali orang-orang tidak bermasker, karena apa? Penularannya memang melalui saluran pernafasan luar yaitu masuk dari hidung dan mulut, otomatis orang yang tidak bermasker dia tidak mmpunyai pelindung diri," katanya.

Masker, menurut Tri Tito Karnavian, adalah salah satu senjata utama untuk mencegah penularan virus Covid-19. Terlebih virus ini tidak terlihat. Ukurannya sangat kecil. Mudah menular lewat droplet. Dengan memakai masker, setidaknya ada perisai untuk melindungi diri dari percikan yang mengandung virus.

"Virus dengan ukuran yang sangat kecil sekali yang bisa saja ada dimana-mana dan terutama pembawanya adalah manusia. Manusia itu selalu bergerak kemana saja membawa virus ini dan karena penularannya melalui rongga hidung dan mulut yang masuk nanti kedalam tubuh dan ke paru-paru dan lain-lain. Sehingga kita sangat perlu memakai masker. Selain masker juga bagaimana dia bisa mencapai ke hidung dan mulut kita? Yaitu melalui tangan kita, tangan kita bisa menyentuh apapun juga yang mungkin terkontaminasi terpapar virus Covid-19," ujar Tri Tito Karnavian.

Oleh karena itu, kata dia, kampanye memakai masker, atau sesering mungkin mencuci tangan dan menjaga jarak sangat penting bagi semuanya. Namun acapkali, banyak yang tahu itu, tapi abai melakukannya. Tidak disiplinnya melakukan itu. Entah teledor atau bisa jadi karena menganggap tidak serius penularan Covid-19.

"Dengan adanya gerakan Gebrak Masker PKK ini diharapkan masyarakat makin menyadari (pentingnya pakai masker). Mungkin mereka sudah sadar memakai masker, namun dengan turunnya para kader PKK dan selalu mengingatkan tidak hanya memakai masker, juga mengingatkan cuci tangan, menjaga jarak, juga memberi contoh memakai masker yang benar, masyarakat bisa terbiasa. Sebab saat ini banyak sekali yang sudah pakai masker tapi kadang kita lihat tidak memakai masker yang benar, " katanya.

Berita Terkait : Menko Polhukam Gandeng Seniman Kampanyekan Protokol Kesehatan

Kepada para kader PKK, Tri Tito Karnavian mengharapkan untuk all out mensosialisasikan cara cara pemakaian masker yang benar. Ia juga berharap, kegiatan Gebrak Masker ini tidak hanya dilakukan di Kota Manado tapi juga diseluruh kabupaten da kota yang ada di Sulut.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada kader PKK yang sudah meluangkan waktu tenaga dan pikirannya dalam pelaksanaan PKK Gebrak Masker ini," ujarnya. [DIR]