RMco.id  Rakyat Merdeka - Seorang oknum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Rano Dwi Putra tertangkap basah membawa sabu seberat 3 kg di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Sabtu (22/8).

Saat ditangkap bersama teman wanitanya, Maulidia oleh petugas Avsec, Rano memakai seragam dinas resmi. Ia kedapatan menyelipkan paket sabu di dua betisnya dan celana yang dikenakan.

Rano dan Maulidia adalah penumpang transit rute Pekanbaru-Batam-Surabaya.

Berita Terkait : Cari Pesawat Sriwijaya Air Yang Hilang Kontak, Kemenhub Kerahkan 7 Kapal Patroli KPLP

Info ini dibenarkan Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, tersangka Rano benar berstatus sebagai pegawai di lingkungan kementeriannya. Tepatnya, di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

"Mengenai ditangkapnya dua orang yang membawa narkoba jenis sabu di Bandara Hang Nadim Batam pada Sabtu, 22 Agustus 2020 sekitar pukul 13.00 WIB, dapat kami sampaikan bahwa salah satu orang yang ditangkap tersebut adalah benar PNS Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Kejadian ini tentunya sangat kami sayangkan," ungkap Adita kepada RMco.id, Senin (24/8).

Adita menegaskan, Kemenhub tidak akan menghalangi proses penyelidikan dan menyerahkan segalanya sesuai dengan prosedur hukum.

Berita Terkait : Hari Ini, Kemenhub Serahkan Sertifikat Tipe Pesawat N219 Kepada PT Dirgantara Indonesia

"Kasusnya akan diserahkan kepada kepolisian. Terkait pelanggaran yang telah dilakukan, proses hukumnya sesuai dengan aturan-aturan kepegawaian yang berlaku bagi para PNS/ASN," ujarnya.

Meski Rano mengenakan pakaian dinas lengkap saat ditangkap, Adita memastikan, yang bersangkutan tidak dalam kegiatan bertugas. Atau mendapat tugas tertentu, dan melakukan perjalanan dinas.

"Kami tegaskan bahwa ditangkapnya yang bersangkutan saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat, bukan dalam rangka penugasan kedinasan resmi. Walaupun saat ditangkap, yang bersangkutan menggunakan seragam atau Pakaian Dinas Harian (PDH)," tegas Adita.

Baca Juga : Lutfi Suntikkan Vitamin

Saat ini, kasusnya sedang ditangani oleh pihak yang berwajib, sesuai ketentuan berlaku.

Rano merupakan pegawai Kementerian Perhubungan Golongan II C yang bertugas di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Karena memiliki akses kartu bandara, Rano mudah keluar masuk tanpa harus diperiksa.

Ternyata, Rano pun sudah dua kali melakukan pengiriman paket sabu. [KPJ]