RMco.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, penambahan jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air mencapai angka 225.030. Atau bertambah 3.507 kasus, dibanding data Senin (14/9).

Seperti dilansir laman Kementerian Kesehatan pada Selasa (15/9), jumlah kasus baru sebanyak 3.507, diperoleh dari hasil tes PCR terhadap 42.636 spesimen.

Berita Terkait : Kasus Baru Naik 3.992, Kasus Sembuh Nambah 3.401

Total spesimen yang diperiksa ini, telah melampaui target Jokowi, yang meminta 30 ribu pengujian sampel per hari.

Dari total kasus terkonfirmasi, seperti disampaikan laman covid19.go.id pada Selasa (15/9), terdapat 55.000 kasus aktif atau pasien dalam perawatan/isolasi. Atau mencapai 24,4 persen dari keseluruhan kasus positif.

Berita Terkait : Kasus Positif Nanjak 4.007, Kasus Suspek Nambah 3.751

Sementara jumlah kasus suspek pada hari ini, mencapai angka 99.634. Nyaris 100 ribu.

Merujuk Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang diteken Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pada 13 Juli 2020, kasus suspek adalah pengganti istilah Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 

Berita Terkait : Kasus Positif di Jakarta Naik 1.059, Kasus Sembuh Nambah 1.455

Seseorang dikatakan memiliki kasus suspek apabila mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), demam (≥38 derajat Celsius) atau riwayat demam; dan disertai salah satu gejala atau tanda penyakit pernapasan, seperti batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, pilek, serta pneumonia ringan hingga berat.
 Selanjutnya