RMco.id  Rakyat Merdeka - Kondisi kesehatan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, dikabarkan menurun pasca positif Corona. Politisi Gerindra itu disebut masuk Unit Perawatan Intensif (Intensive Care Unit/ICU) RSPAD Gatot Soebroto.

Selain Edhy, Eks Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, juga dirawat di RSPAD karena sesak napas. Dino masih menunggu hasil swab, apakah positif Corona atau tidak.

Berita Terkait : Gerindra: Hasil Swab Test Menteri Edhy Sudah Negatif, Sudah Enak Makan

Kabar Menteri Edhy masuk ICU dibenarkan anggota Komisi IV DPR, Charles Meikyansyah. Politisi Partai Nasdem ini mengaku, mendapat informasi kondisi Menteri Edhy ketika ngobrol dengan Ketua Komisi IV DPR, Sudin, Senin (14/9) sore.

Kata Charles, Menteri Edhy awalnya sempat dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun, karena kondisi tertentu, mantan Ketua Komisi IV DPR itu dipindah ke RSPAD. “Apakah maksudnya perawatan makin intensif, apakah memakai ventilatior? Saya tidak tahu. Tapi informasinya seperti itu. Saya menyadur dari apa yang disampaikan Pak Sudin,” kata Charles, kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.

Berita Terkait : Pernah Kontak Erat Dengan Menteri Edhy, Kapolres Kupang Positif Covid

Hingga kemarin, Menteri Edhy tidak dapat menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IV DPR. Ia memberikan kuasa kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Antam Novambar, untuk menggantikan dirinya sementara.

Selain Edhy, ada dua pucuk surat kuasa lain yang diterima Komisi IV. Yaitu Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Aryo Hanggono, dan Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Artati Widiarti. Keduanya juga tidak bisa hadir karena sakit.

Berita Terkait : Menteri Edhy Positif Covid, 10 Pejabat NTT Swab Test Hari Ini

Ketua Komisi IV DPR, Sudin yang menerima surat kuasa tersebut berharap agar ketiga pejabat di KKP itu lekas sembuh dan bisa mengikuti rapat selanjutnya. “Saya minta Pak Slamet (anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PKS) mimpin doa,” ucap Sudin, di ruang rapat Komisi IV DPR kemarin.
 Selanjutnya