RMco.id  Rakyat Merdeka - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri sekaligus Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Pati Djalal mengungkap kondisi yang dialaminya, dalam perjuangan melawan Covid-19.

Berita Terkait : Hadapi Pandemi, Masyarakat Terapkan Nilai-nilai Pancasila

Dalam pesan yang disampaikan via WhatsApp Group FPCI, Dino mengaku hampir mati karena tidak bisa bernapas. Ia pun mengaku tak mampu berjalan. Juga tak dapat mengangkat telepon.

Berita Terkait : Dino Pati Djalal Positif Covid-19

"Saya konfirm Covid-19. Dua hari lalu, saya hampir mati karena tidak bisa bernapas. Kemarin, ambulans menjemput ke RSPAD. Sejak itu, saya on life support. Kondisi saya sangat lemah. I can't walk 10 steps without collapsing. I can't lift my arm to pick up phone," papar pria yang baru berulang tahun ke-55 tahun pada 10 September lalu.

Berita Terkait : Menteri Edhy Masuk ICU, Dino Masih Nunggu Tes

Dino menambahkan, karena kondisinya yang kurang baik, maka ia dipindah ke High Care Unit (HCU) pada Rabu (16/9) pagi.
 Selanjutnya