RMco.id  Rakyat Merdeka - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri sekaligus Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Pati Djalal mengungkap kondisi yang dialaminya, dalam perjuangan melawan Covid-19.

Berita Terkait : Kepala Staf Gedung Putih: 48 Jam Ke Depan, Sangat Menentukan

Dalam pesan yang disampaikan via WhatsApp Group FPCI, Dino mengaku hampir mati karena tidak bisa bernapas. Ia pun mengaku tak mampu berjalan. Juga tak dapat mengangkat telepon.

Berita Terkait : Hari Ini, Dino Patti Djalal Tinggalkan RSPAD

"Saya konfirm Covid-19. Dua hari lalu, saya hampir mati karena tidak bisa bernapas. Kemarin, ambulans menjemput ke RSPAD. Sejak itu, saya on life support. Kondisi saya sangat lemah. I can't walk 10 steps without collapsing. I can't lift my arm to pick up phone," papar pria yang baru berulang tahun ke-55 tahun pada 10 September lalu.

Berita Terkait : Kondisi Dino Pati Djalal Makin Membaik

Dino menambahkan, karena kondisinya yang kurang baik, maka ia dipindah ke High Care Unit (HCU) pada Rabu (16/9) pagi.
 Selanjutnya