RMco.id  Rakyat Merdeka - Kemarin, Presiden Jokowi menyapa dokter dan perawat yang bertugas menangani pasien Corona, lewat video call atau panggilan video. Di awal-awal obrolan, Jokowi memperlihatkan senyum lebar sebagai tanda penghormatan kepada para dokter dan perawat itu.
 
Mula-mula, Kepala Negara mengontak dokter spesialis paru di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta, pagi hari. Namanya, Faisal Rizal Matondang. Jokowi, yang duduk menghadap meja bundar mini di Istana Kepresidenan Bogor, menggenggam ponsel 3 kamera belakang keluaran Apple. Tangan kanannya melepaskan masker. Setelah dibuka, raut wajahnya cerah. Senyumnya juga merekah ketika menyapa sang dokter.
 
"Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," ucap Presiden Jokowi, sambil menatap layar ponsel, seperti terlihat di video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, kemarin. "Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh, Pak," jawab Dokter Faisal, ikut tersenyum dan mengangguk tanda takzim.
 
Dalam perbincangan, dokter Faisal mengaku sudah bertugas menangani pasien-pasien terduga Covid-19 sejak Januari lalu. Dia pula yang kemudian menangani pasien pertama positif Covid-19 Indonesia, di awal Maret. 
 
"Dokter Faisal lagi di mana ini, sepertinya kok sedang tidak bertugas begitu?" selidik Presiden, dengan kening mengkerut. 
 
Dengan tenang, Faisal menjelaskan, kemarin adalah hari pertama ia kembali bertugas. Setelah menjalani perawatan, karena ikut terinfeksi Corona. 
 
"Kemarin (Sabtu, 26/9) rontgen terakhir dan sudah di-swab, saya boleh dinyatakan bertugas. Jadi, hari ini (kemarin, red) saya baru hari pertama bertugas, Pak," tuturnya.
 
Sementara, si perawat dikontak Jokowi, siang hari. Masih di ruang yang sama, tapi warna mejanya berbeda. Dari putih, ke warna kayu. Nama perawat yang dikontak adalah Sifira Kristiningrum. Ia bertugas di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Dr. Ramelan Surabaya, Jawa Timur. "Mbak Fira, selamat siang," sapa Jokowi, dengan senyum lebar. "Selamat siang, Pak," jawab Fira.
 
Fira tampak mengenakan pakaian medis lengkap dengan nurse cap hijau. Ia mengaku sudah sejak Mei ditugaskan menangani pasien Corona. "Oh, Mei. Mei, Juni, Juli, Agustus, September. Sudah lima bulan, ya?" tanya Presiden, memastikan. "Iya, Pak," jawab Fira.
 Selanjutnya