RMco.id  Rakyat Merdeka - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kembali menggelar sidang kasus suap Djoko Tjandra dengan terdakwa Jaksa Pinangki Sirna Malasari hari ini, Rabu (30/9).

Sidang beragendakan pembacaan nota keberatan atau eksepsi dengan terdakwa Jaksa Pinangki. Dalam eksepsi yang dibacakan tim kuasa hukumnya, Pinangki membantah pernah menyebut nama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan eks Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali dalam perkara ini.

Berita Terkait : Bertemu Djoko Tjandra, Ngaku Cuma Makan Duren

"Penyebutan nama pihak-pihak tersebut bukanlah atas pernyataan terdakwa dalam proses penyidikan, namun karena ada orang-orang yang sengaja mau mempersalahkan terdakwa," ujar pengacara Pinangki, Jefri Moses saat membacakan eksepsi.

Dia menyatakan, sejak awal menjalani proses penyidikan, Pinangki sudah menyampaikan tidak mau menimbulkan fitnah bagi pihak-pihak yang namanya selalu dikait-kaitkan dengannya.

Berita Terkait : Skandal Pinangki Dan Mimpi Ketemu Pak Ali Said

Jefri pun menegaskan, kliennya memastikan, nama Hatta Ali dan ST Burhanuddin sama sekali tidak ada hubungannya dalam kasus ini. "Terdakwa tidak pernah menyebut nama beliau, dalam proses penyidikan dan penuntutan perkara terdakwa," imbuhnya.

Selama masa isolasi 14 hari, Pinangki disebut Jefri, tidak mengetahui isu-isu beredar liar di luar sana. Dia baru tahu setelah diceritakan tim penasihat hukumnya.

Berita Terkait : Jaksa Agung Ngakunya Clean

Dia menambahkan, Pinangki hanya tahu Hatta Ali sebagai mantan Ketua MA. Namun tidak kenal dan tidak pernah berkomunikasi dengannya. Sementara Burhanuddin, diketahuinya hanya sebagai atasannya di Kejagung.
 Selanjutnya