RMco.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 1.150 anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta sudah mencairkan dana mereka selama September.

Pencairan dana tersebut diapreasi para anggota, yang menilai ini sebagai bukti komitmen manajemen KSP terhadap anggotanya. Pencairan dilakukan di Grha Surya, Setiabudi Jakarta Selatan untuk anggota dengan dana di bawah Rp 500 juta. 

Salah satu anggota KSP Indosurya Ayu Agustina mengaku mengurus pencairan dana simpanan milik ayahnya sekitar Rp 50 juta. Warga Pamulang, Tangerang Selatan ini pun mengapresiasi langkah pencairan oleh pengurus koperasi. 

“Bagus, kita kan menaruh uang karena kepercayaan. Mungkin dengan cara ini mereka memperbaiki bagaimana caranya nasabah percaya, ya jelas bagus,” tuturnya, saat pencairan, Rabu (30/9).

Berita Terkait : Kalangan Lansia Cairkan Dana Di KSP Indosurya

Dia mengatakan, pencairan dana di KSP Indosurya akan digunakan untuk investasi atau mungkin membuka usaha.

Ayu mengaku tidak menyesal menjadi anggota KSP Indosurya. Dia menegaskan dukungan terhadap KSP ini. “Sebenarnya ini sih (Indosurya) termasuk aman karena dikembalikan, kalau tempat (KSP) lain kan biasanya kabur,” tuturnya.

Rizki, anggota KSP Indosurya mengatakan, dirinya menyimpan uang di KSP Indosurya sejak Januari 2020 sekitar Rp 50 juta. Ia mengaku bersyukur dana miliknya bisa kembali. Dia mengakui adanya pencairan adalah bukti komitmen pengurus KSP.  

“Alhamdulillah mereka ada itikad baik, caranya mengembalikan dana walaupun dicicil. Mudah-mudahan selesai dalam waktu 24 bulan,” tuturnya.

Baca Juga : Hanya Orang Gila Yang Tak Percaya Corona Ada

Pengusaha ikan hias ini mengaku akan menggunakan dana miliknya untuk modal usaha dan perputaran bisnis.  Rizki juga berharap agar KSP Indosurya bisa maju kembali seperti sediakala.

“Kejadian ini mudah-mudahan tidak terulang lagi. Kan kepercayaan orang dan sudah banyak yang menaruh uangnya di sini,” kata dia.

Pengurus KSP Indosurya Cipta, Sonia, memaparkan hingga saat ini sudah sekitar 1.150 orang anggota yang mencairkan dana. Saat ini tidak ada masalah dalam pengurusan dana anggota.

Menurutnya, pencairan sesuai tanggal jatuh tempo yang berbeda-beda sesuai jumlah dana yang dimiliki anggota koperasi. Untuk pemilik dana di bawah Rp 500 juta, pencairan paling lama 3 tahun.

Baca Juga : RUU Cipta Kerja Semoga Tidak Ciptakan Petaka

Untuk pencairan tahap kedua dicairkan pada Oktober. Pihaknya juga memiliki posko di kota besar seperti Medan, Surabaya, Bandung, untuk mengakomodir anggota yang berada di luar kota.

"Mereka kirim dokumen, kita jalankan dari pusat. Jadi pencairan dana tetap diatur dari pusat,” tuturnya. 

Menurut Sonia, respons dari anggota terkait pencairan tahap pertama cukup baik. [REN]