RMco.id  Rakyat Merdeka - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman lagi naik daun. Setelah sukses ikut membongkar skandal Djoko Tjandra, Boyamin kembali bikin kagum banyak orang.

Dia menyerahkan duit 100 ribu dolar Singapura pada KPK. Samasama terima duit ‘siluman’, sikap Bos MAKI tak seperti Jaksa Pinangki. Dari mana sumber uangnya? Boyamin lantas menceritakan mendapatkan uang senilai Rp 1 miliar tersebut.

Baca Juga : Ikhlaskan, Insya Allah Syahid

Kata dia, pada 21 September 2020, beberapa orang memberikannya uang senilai Rp 1 miliar. Uang tersebut diduga masih ada kaitannya kasus Djoko Tjandra (Djoktjan).

Maklum, selama ini, Boyamin dianggap yang paling vokal mengungkap kasus Djoko Tjandra. Khususnya, terkait skandal surat bebas bagi Djoko yang belakangan telah memakan beberapa korban sebagai tersangka. Mulai dari 2 jenderal polisi, Jaksa Pinangki hingga kalangan advokat, Anita Kolopaking.

Baca Juga : Komisi I : Tiru Bu Susi Dong, Tangkap Dan Tenggelamkan

Terkait uang yang diberikan itu, Boyamin mengaku dengan tegas menolaknya. Namun, orang yang mendatangi itu, lanjut Boyamin, ternyata tidak putus asa.

“Pemberi secara diam-diam menaruh dalam tas milikku dan pemberi kemudian pergi,” kata Boyamin, dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Baca Juga : Awas Zoonosis!

Setelah menerima uang tersebut, Boyamin mengaku tidak punya cara untuk mengembalikan pada pihak yang memberi.

“Saya berkehendak menyerahkan kepada KPK untuk diper­lakukan sebagai Gratifikasi yang kemudian uang tersebut diserahkan kepada negara,” ungkapnya.
 Selanjutnya