RMco.id  Rakyat Merdeka - Penambahan jumlah kasus harian Covid-19 pada hari ini, kembali melampaui angka 4.000. Persisnya, 4.056. Sehingga, total kasus terkonfirmasi positif kini tembus ke angka 311.176. 

Jumlah kasus baru sebanyak 4.056 itu diperoleh dari hasil uji PCR terhadap 36.342 spesimen, yang diambil dari 26.153 orang. Jumlah spesimen diperiksa ini bertambah 9.318 angka, dibanding data Senin (5/10).

Untuk diketahui, hingga saat ini, pemerintah telah melakukan uji PCR terhadap 2.145.508 orang. 

Dari total kasus terkonfirmasi pada hari ini, tercatat jumlah kasus aktif atau pasien dalam perawatan/isolasi, sebanyak 63.365. Atau naik 91 angka dibanding data kemarin. Persentasenya mencapai 20,4 persen dari total kasus terkonfirmasi.

Berita Terkait : Kenaikan Kasus Sembuh di Jakarta Ungguli Kasus Baru

Untuk jumlah kasus suspek, hari ini berkurang 864 angka, dari 141.169 menjadi 140.305. 

Sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020, seseorang dapat disebut sebagai suspek Covid-19 jika memiliki salah satu atau beberapa kriteria berikut ini:

a. Mengalami gejala infeksi saluran pernapasan (ISPA), seperti demam atau riwayat demam dengan suhu di atas 38 derajat Celsius dan salah satu gejala penyakit pernapasan, seperti batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, dan pilek

b. Memiliki riwayat kontak dengan orang yang termasuk kategori probable atau justru sudah terkonfirmasi menderita COVID-19 dalam waktu 14 hari terakhir

Berita Terkait : Setelah Karantina 2 Minggu, Bupati Manokwari Selatan Sembuh Dari Corona

c. Menderita infeksi saluran pernapasan (ISPA) dengan gejala berat dan perlu menjalani perawatan di rumah sakit tanpa penyebab yang spesifik

Sementara untuk kasus sembuh, kini sudah mencapai angka 236.437. Atau bertambah 3.844 kasus dibanding data sebelumnya, dengan tingkat kesembuhan 76 persen.

Sedangkan kasus meninggal dunia akibat Covid, pada hari ini dilaporkan naik 121 angka, menjadi 11.374. Dengan tingkat kematian 3,7 persen.

Masih tingginya jumlah kasus harian Covid, menunjukkan masih masifnya tingkat penyebaran Covid di Tanah Air. Dalam hal ini, upaya 3T (Tracing, Testing, dan Treatment) yang dilakukan pemerintah, harus diimbangi dengan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan secara teratur). Hal ini harus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid. [HES]

Berita Terkait : Gandeng PKK, Anies Ajak Warga Terapkan 3M