RMco.id  Rakyat Merdeka - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kembali ditutup selama tiga hari, mulai Rabu (7/10) besok hingga Jumat (9/10). Penutupan dilakukan setelah dua PNS di PN Jakpus positif terpapar Covid-19.

Berita Terkait : Pemkot Banjarmasin Gercep Siapkan 5 Strategi Penanganan Corona

"Akan dilaksanakan lockdown PN Jakarta Pusat, terhitung mulai hari Rabu besok, tanggal 7 Oktober sampai dengan Jumat tanggal 9 Oktober 2020," ujar Humas PN Jakpus Bambang Nurcahyo melalui keterangan tertulis, Selasa (6/10).

Berita Terkait : Satgas Covid: DKI Tambah 506 Ruang Isolasi dan 23 Ruang ICU

Selama ditutup, PN Jakpus tak melayani urusan apa pun. Kecuali, yang sifatnya mendesak. Sejumlah sidang, salah satunya sidang korupsi dengan terdakwa Jaksa Pinangki Sirna Malasari ditunda. "Sidang beragendakan jawaban atas nota keberatan atau eksepsi Pinangki, akan digelar pekan depan," kata Bambang.

Berita Terkait : Ada Dewas KPK Positif Covid-19, Nasib Putusan Sidang Etik Firli Belum Jelas

Pasca positifnya dua pegawai PN Jakpus itu, pihak pengadilan menggelar rapid test pada hari ini. Hasilnya, ada 40 orang yang dinyatakan reaktif, mencakup hakim dan PNS. "Mereka yang hasil rapid test-nya reaktif, akan lanjut menjalani swab test," pungkas Bambang. [OKT]