RMco.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 10 remaja yang berunjuk rasa menantang UU Cipta Kerja, menjalani rapid test dan mendapatkan hasil reaktif usai diamankan oleh petugas kepolisian di depan Istana Merdeka, Kamis (8/10).

Polisi mengamankan 10 pengunjuk rasa yang dinyatakan reaktif Covid-19 dari hasil tes cepat atau rapid test di depan Istana Merdeka, Kamis (8/10).

Berita Terkait : Divaksin Corona, Raffi Ahmad Acungkan Jempol

"Ini di depan Istana baru kami rapid, ada 10 orang reaktif. Ini kami isolasi di Pademangan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (8/10).

Sebelumnya, pada Rabu (7/10), pihaknya telah mengamankan 251 orang dengan 12 orang terindikasi Covid-19.

Berita Terkait : Libur Panjang, Biang Kerok Ledakan Penularan Corona

"Ini akan jadi klaster-klaster baru. Maka, pelaksanaan 3M: memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan harus diperketat. Secara preventif, kami upayakan patroli," ujar Yusri.

Hingga Kamis pukul 11.30 WIB, sudah ada sedikitnya 100 orang yang didominasi remaja dan diamankan oleh Polda Metro Jaya.

Berita Terkait : Selain Anosmia, Ini Gangguan Penciuman Akibat Covid-19

Para remaja yang tak diketahui jelas identitasnya, datang berdasarkan ajakan dari aplikasi pesan singkat. "Rata- rata mereka diajak. Lewat chat, mereka diundang ke sini. Ini yang kami dalami," ujar Yusri. [FAQ]