RMco.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyanggupi permintaan perwakilan buruh di daerahnya, untuk menyampaikan surat aspirasi mereka terkait UU Cipta Kerja kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya sanggupi dengan surat yang akan ditandatangani gubernur, sebagai respons dari aspirasi mereka," kata Sultan, usai menerima perwakilan buruh di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (8/10).

Berita Terkait : Cegah Corona, Pengusaha Minta Buruh Tak Mogok

Sultan mengungkap, sebelum perwakilan buruh menemuinya, majelis perwakilan buruh di DIY telah mengirimkan surat berisi sejumlah aspirasi mereka.

Pertemuan Sultan dan perwakilan buruh tak hanya membahas UU Cipta Kerja. Hal-hal lain seperti bantuan langsung tunai (BLT) yang belum diterima sebagian buruh, dan peningkatan kesejahteraan para buruh di DIY melalui aktivitas-aktivitas korporasi yang memungkinkan untuk dipenuhi oleh perusahaan juga menjadi topik pembicaraan.

Berita Terkait : Moeldoko Acungi Jempol Penanganan Corona Di Yogyakarta

 "Hal-hal seperti ini adalah aspirasi yang bisa saya fasilitasi," kata Sultan.

Aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja oleh berbagai elemen buruh, mahasiswa, serta pelajar berlangsung di Yogyakarta pada hari ini, Kamis (8/10). Mulai dari di Bundaran UGM, hingga DPRD DIY. [HES]